Pemkab Sigi Ajak Semua Pihak Kembangkan Potensi Pariwisata

Kamis, 12 Sep 2024, 15:48 WIB

SIGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi Sulawesi Tengah, menyampaikan pentingnya kerja sama dan mengajak semua pihak termasuk tokoh adat dan akademisi mengembangkan potensi pariwisata di kawasan Danau Lindu, Kecamatan Lindu di daerah setempat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Nuim Hayat di Bora, Kamis, mengatakan pengembangan dan promosi pariwisata di Kawasan Danau Lindu harus tetap memperhatikan kearifan lokal setempat.

Ket. Foto: Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Nuim Hayat (tengah) saat memimpin pertemuan dengan tokoh adat dan masyarakat untuk mengembangkan kawasan Danau Lindu di Kabupaten Sigi. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Sigi

"Tentunya dengan melibatkan seluruh tokoh adat, majelis adat, dan tim akademik guna membahas pengembangan pariwisata dengan tetap mempertahankan adat istiadat, serta kearifan lokal di Kecamatan Lindu sehingga promosi potensi pariwisata Lindu tetap berkelanjutan," kata Nuim.

Ia mengharapkan agar masyarakat, tokoh adat dan akademisi membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan seluruh potensi pariwisata yang ada di kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi.

"Harapannya apapun yang menjadi masukan-masukan dari para akademisi, tokoh adat dan kementerian Pariwisata dapat menjadi catatan-catatan sebagai bahan evaluasi dan inovasi yang baru dalam upaya meningkatkan potensi pariwisata Danau Lindu tersebut," ucapnya.

Menurut dia, salah satu untuk menjadikan kawasan Danau Lindu ramai dikunjungi masyarakat guna berwisata adalah dengan memadukan potensi alam dengan budaya lokal sebagai daya tarik utama wisata.

Pemerintah daerah bersama masyarakat setempat harus memastikan ketersediaan kuliner tradisional atau makanan khas dan tempat tinggal wisatawan dengan konsep kearifan lokal sehingga menjadi daya tarik wisatawan khususnya wisatawan asing.

"Selanjutnya agar kawasan Danau Lindu ramai pengunjung adalah infrastruktur jalan yang memang harus menjadi perhatian serta adat istiadat, budaya, dan masyarakat yang ramah, sehingga wisatawan yang datang merasa bahagia ketika datang berkunjung ke tempat kita," ujarnya.

Ia berharap masyarakat di Lindu dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan Danau Lindu serta ekosistem yang ada di wilayah itu.

"Intinya bagaimana menjaga keindahan alam di Kawasan Danau Lindu termasuk tidak ada sampah plastik di lokasi tersebut, " tuturnya.

Sementara itu Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi menjelaskan pemerintah daerah segera membangun jalur pejalan kaki atau pedestrian sepanjang danau Lindu dari Desa Anca ke Langko.

Pemerintah nantinya membantu masyarakat untuk pembuatan kolam ikan untuk budidaya ikan lokal khas di daerah tersebut.

"Kita ke depan harus bisa menyajikan mujair lindu kepada wisatawan yang datang ke wisata ke Danau Lindu karena makanan khasnya itu ada Mujair Lindu dan Orun to lindu atau ikan gabus," katanya.

Ia menjelaskan pembuatan kolam itu dibuat antara Desa Tomado dan Langko dengan pemerintah membantu pembuatan kolam dan memberikan bibit ikannya kepada masyarakat.

"Kolam itu tetap milik masyarakat hanya pemerintah memfasilitasi untuk menggali menjadi kolam dan memberikan bibit ikannya termasuk kita akan kembangkan kembali balai benih di Kawasan Danau Lindu," tuturnya.

Diketahui terdapat salah satu kearifan lokal di Danau Lindu yaitu adat Ombo yang artinya tidak boleh ada ikan yang diambil dari danau.

"Ombo ini penting karena salah satu kearifan lokal yang harus kita jaga serta memberikan kesempatan ikan-ikan di danau tersebut untuk berkembang dan menjadi besar," kata dia. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.