TNI AL Datangkan Kapal Perang PPA dari Italia dan Fregat Asal Turki
Selasa, 10 Sep 2024, 16:29 WIBJAKARTA - Jajaran TNI AL akan memperkuat kekuatan militer dengan mendatangkan kapal perang untuk berpatroli atau yang biasa disebut Pattugliatore Polivalente d'Altura (PPA) dari Italia dan kapal perang jenis Fregat dari Turki.
"PPA nanti mungkin akhir tahun, mudah mudahan bisa hadir dari Italia, kemudian ada beberapa kapal Fregat juga dari Turki itu mungkin tahun depan atau dua tahun yang akan datang sudah bisa hadir," kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat ditemui di Kolinlamil Jakarta Utara, Selasa.
Muhammad Ali menjelaskan pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) itu dilakukan guna memperkuat kekuatan militer TNI AU.
Tidak hanya itu, TNI AL juga tengah menunggu kapal selam Scorpene buatan Prancis. Menurut Ali, pengadaan kapal selam sangat dibutuhkan lantaran saat ini TNI AL baru mempunyai empat unit.
Jumlah itu dinilai Ali terlalu sedikit untuk menjaga teritorial laut Indonesia yang terbilang cukup luas. Di satu sisi, pengadaan kapal selam Scorpene membutuhkan waktu lama lantaran proses perakitan di Prancis yang memakan waktu lima sampai tujuh tahun.
Karenanya, Ali dan jajarannya berencana akan membeli kapal selam sementara atau interim yang bertugas memperkuat kekuatan militer selama menunggu Scorpene selesai dirakit.
"Dari Italia sudah menawarkan (kapal selam interim) dari Jerman ada, kemudian dari Turki juga ada kemudian dari negara asia juga ada," kata Ali.
Dengan pengadaan alutsista ini, Ali berharap kekuatan militer TNI AU semakin kuat sehingga mampu menjaga batas wilayah laut NKRI.
- TNI
- TNI AL
- kapal perang
- Kapal Perang TNI
- Prajurit TNI AL
- Kapal Perang TNI AL
- PPA
- Kapal Perang RI
- kapal fregat
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pemda Diminta Kendalikan Harga Pangan
-
Hasil Liga Champions: Arsenal Bermain Imbang 1-1 Lawan Atletico
-
KRI Teluk Youtefa Diberangkatkan Dukung Operasi Trisula Jaya di Perbatasan RI-Papua Nugini
-
Kemhan Sampaikan Duka Cita, Dua Peserta Program SPPI Meninggal Dunia Saat Latsarmil
-
Dua Kapal RI Ditahan Otoritas Perairan Muar Malaysia
-
Ratusan Aparat dan Pengusaha Belajar Kelola Keuangan Tanpa Ketergantungan Utang
-
Baznas RI Fasilitasi Layanan Kurban Warga Indonesia untuk Palestina
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.