Petani Cabai Ini Dapat Bantuan Alat Mesin Pertanian
Kamis, 05 Sep 2024, 00:13 WIBToboali - Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memberikan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) jenis cultivator kepada petani cabai di daerah itu.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Bangka Selatan Luhung Amin Firdaus di Toboali, Rabu, mengatakan, bantuan Alsintan yang diberikan kepada petani merupakan hasil kerja sama dengan Bank Indonesia (BI).
"Bantuan cultivator diberikan kepada kelompok tani di tiga desa yakni kelompok tani rumpun sentosa Desa Rias, Gapoktan bumi barokah besaoh Desa Irat, dan kelompok tani tunas muda Desa Pongok," katanya.
Bantuan alat mesin pertanian ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani di tiga desa tersebut sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian cabai.
"Dengan adanya bantuan ini petani dapat mengolah lahan mereka dengan lebih cepat dan efisien sehingga mempercepat siklus tanam dan meningkatkan hasil panen cabai," ujarnya.
Luhung mengatakan, peningkatan produksi cabai sangat penting mengingat cabai merupakan salah satu komoditas pangan yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat inflasi terutama pada harga pangan di pasar lokal.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan mengurangi tekanan inflasi yang sering dipicu oleh fluktuasi harga cabai di pasar.
"Kita berupaya memastikan ketersediaan cabai yang cukup di pasar yang dapat menekan harga dan menjaga daya beli masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini produksi cabai di Kabupaten Bangka Selatan pada semester pertama 2024 untuk cabai merah keriting sebanyak 41,26 ton dan cabai rawit sebanyak 48,77 ton.
"Produksi cabai mengalami peningkatan 7 persen jika dibandingkan dengan semester yang sama pada tahun sebelumnya yakni cabai merah keriting sebanyak 38,37 ton dan cabai rawit 45,36 ton," ujarnya.
Berita Terkait:
-
Rupiah Nyaris Rp17.000, Dampak Perang Asia Barat Makin Ngeri, Dompet Rakyat Terancam?
-
Kemlu RI Pulangkan 90 WNI dari Perbatasan Myanmar-Thailand
-
Cerita Audy Item Berjuang Melawan Obesitas
-
IBM dan Meta Perluas AI Alliance ke Indonesia, Dorong Inovasi AI Berbasis Open-Source
-
Rupiah Masih Tertekan, 19 Januari 2025
-
Menag Nasaruddin Umar Minta Reformasi Birokrasi Kemenag Berbasis Validitas Data dan Penguasaan Teknologi
-
Hadapi Ancaman El Nino, Mentan Santai: Indonesia Sudah Punya Pengalaman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.