Menkes Nilai Perundungan Aulia Sudah Keterlaluan

Selasa, 03 Sep 2024, 01:20 WIB

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan perundungan yang dialami oleh Aulia Risma Lestari, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, karena kurangnya komitmen dari para pemangku kepentingan dalam menyelesaikan persoalan. Menurutnya, perundungan di internal kampus sudah terjadi puluhan tahun.

Budi menjelaskan, selama ini tidak dievaluasi dan dibenahi oleh internal kampus. Pihaknya sudah tiga kali meminta agar perundungan di internal kampus diselesaikan agar tidak berpengaruh terhadap perkembangan psikis mental calon dokter di kampus tersebut.

Ket. Foto: Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menjawab pertanyaan wartawan terkait perundungan yang terjadi di Universitas Diponegoro Semarang usai acara peresmian Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RSUP Prof Ngoerah Denpasar, Bali, Senin (2/9). — Sumber: ANTARA/Rolandus Nampu

"Perundungan ini sudah puluhan tahun tidak pernah bisa diselesaikan secara tuntas, karena memang kurang komitmen dari para stakeholder. Saya sendiri sejak menjabat ini kali ketiga, saya meminta agar ini dihilangkan," ujar Budi dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin (9/2).

Dia membantah anggapan yang menyatakan bahwa perundungan merupakan salah satu aspek untuk membentuk tenaga dokter spesialis yang tangguh. Budi menegaskan, anggapan sesat seperti itu harus dihilangkan agar tidak menjadi kebiasaan di dalam dunia pendidikan. Menurutnya, jangan sampai proses kelulusan mahasiswa ditentukan senior. "Tidak benar bahwa perundungan itu dipakai alasan untuk menciptakan tenaga-tenaga yang tangguh," kata Menkes.

Dia menilai perundungan yang menimpa Aulia Risma Lestari sudah keterlaluan karena diduga melecehkan banyak aspek baik psikologis, seksual, bahkan terjadi pemerasan. Hal tersebut berakibat Aulia bunuh diri. "Perundungan ini kan sudah keterlaluan, dirundung secara fisik dan mental, sexual harrasment, diminta uang juga," jelasnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.