Berpeluang Koreksi Tipis
Selasa, 03 Sep 2024, 08:39 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak mendatar dengan kecenderungan melemah tipis, hari ini (3/9). Investor akan mencermati pergerakan rupiah yang diprediksi melemah dan perkembangan harga komoditas dunia serta kinerja industri manufaktur di Amerika Serikat (AS).
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana melihat fokus pasar tertuju pada fluktuasi rupiah dan harga komoditas dunia serta rilis data Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur AS. Karenanya, Herditya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (3/9), bergerak sideways cenderung koreksi dengan support berada di 7.616 dan resistance di 7.743.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/9) sore, ditutup menguat dipimpin oleh saham-saham sektor teknologi. IHSG ditutup menguat 23,79 poin atau 0,31 persen ke posisi 7.649,52. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,88 poin atau 0,62 persen ke posisi 950,36.
"Pasar tampaknya merespon sejumlah rilis data ekonomi aktivitas manufaktur di Asia. The Caixin General Manufacturing PMI mengungkapkan manufaktur Tiongkok untuk Agustus 2024 naik menjadi 50,4 dari sebelumnya di Juli 2024 tercatat 49,8, sehingga sektor manufaktur ada di zona ekspansi," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.
- Bursa Efek Indonesia (BEI)
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
- Pasar Modal
- Bulls and Bears
- Indonesia Stock Exchange (IDX)
- Bursa Saham
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Bondowoso Minta Bantuan Pemprov Jatim Tangani Krisis Air Bersih
-
BEI Luncurkan ETF Emas, Perluas Akses Investasi di Pasar Modal Indonesia
-
Resmikan Ring Tinju Pasar Rebo, Pemprov DKI Manfaatkan Kolong Flyover Jadi Ruang Sehat
-
Intervensi Trump Picu Kontroversi di Piala Dunia 2026, FIFA Rusak Reputasi Usai Izinkan Balogun Tampil Lawan Belgia
-
Pertamina Pangkas Harga Avtur dan Dexlite Gede-Gedean Mulai Hari Ini, Sektor Ini Bakal Ketiban Untung!
-
Rupiah Boleh Rontok, Harga BBM Subsidi Tak Dinaikkan
-
Sanksi pencabutan izin usaha bagi pedagang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.