Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim SAR Bagi Dua Tim Cari Pria yang Hilang di Hutan Konawe Utara

📅 Senin, 02 Sep 2024, 16:01 WIB | Oleh:
Tim SAR Bagi Dua Tim Cari Pria yang Hilang di Hutan Konawe Utara Doc: ANTARA/HO-Basarnas Kendari
Ket. Tim SAR Gabungan saat menggelar apel pencarian korban.

Kendari -- Tim SAR Gabungan membentuk dua tim untuk melakukan pencarian terhadap seorang pria yang dikabarkan hilang di hutan Kawasan pertambangan IUP PT RSB, Desa Boedingi, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Aminuddin PS saat dihubungi di Kendari, Senin, mengatakan pencarian yang dilakukan tersebut merupakan operasi hari kedua terhadap kondisi membahayakan manusia, yakni pria Bernama Ilham (31), yang dikabarkan hilang di daerah tersebut.

"Pada pukul 07.00 WITA, Tim SAR Gabungan Kembali melanjutkan Operasi SAR," kata Aminuddin.

Dia menyebutkan bahwa dalam pencarian tersebut, Tim SAR Gabungan membentuk dua tim dengan menyisir hingga 500 meter dari arah terakhir korban terlihat oleh rekan-rekannya.

"Tim juga berkoordinasi dengan Pelabuhan terdekat," ujarnya.

Aminuddin menjelaskan bahwa dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan itu terdiri dari Staf Operasional Basarnas Kendari, Pos SAR Konut, Polsek Lasolo, Polres Konut, BPBD Konut, PT RSB, dan masyarakat sekitar.

"Adapun peralatan yang digunakan, antara lain mobil penyelamat dobel kabin, peralatan SAR medis, peralatan SAR evakuasi, peralatan komunikasi, dan Beberapa peralatan pendukung keselamatan lainnya," kataAminuddin.

Dia juga menyampaikan bahwa hilangnya korban berawal saat dia bersama dengan rekan-rekannya tersebut sedang mengikuti kegiatan P5M, pada Selasa (27/8) sekitar pukul 18.15 Wita.

"Pada saat itu, hanya korban yang tidak menggunakan helm dan dilihat oleh rekannya naik ke lokasi tambang menggunakan alat berat jenis ekskavator," ucap Aminuddin.

Ia menambahkan bahwa setelah kegiatan P5M selesai, seluruh operator ekskavator dihubungi menggunakan HT untuk menghidupkan alarm, akan tetapi saat itu korban tidak merespons hal tersebut.

"Setelah didatangi lokasi ekskavator itu, korban tidak ditemukan dan dilakukan pencarian, namun dengan hasil nihil," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.