Kemlu Sebut Sektor Pangan, Energi, Kesehatan, Mineral Jadi Fokus IAF ke-2

Senin, 02 Sep 2024, 00:28 WIB

Badung - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyebutkan bahwa sektor pangan, energi, kesehatan, dan mineral menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan Forum Indonesia-Afrika (IAF) ke-2 yang diadakan di Bali, pada 1-3 September 2024.

"Khusus tahun ini, fokusnya adalah sektor pangan, energi, kesehatan, dan mineral," kata Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika (Aspasaf) Abdul Kadir Jailani dalam konferensi pers yang diadakan di sela-sela rangkaian acara IAF di Badung, Bali, Minggu.

AbdulKadir Jailani mengatakan bahwa kerja sama ekonomi antara Republik Indonesia dan negara-negara Afrika telah meningkat dari waktu ke waktu.

Sejauh ini, terdapat beberapa kerja sama bisnis Indonesia dan Afrika yang sudah berjalan, seperti ekspor vaksin ke 41 negara Afrika, pembangunan pabrik mi instan di Nigeria, pengolahan minyak atsiri cengkeh di Zanzibar dan juga ekspor alat pertanian dan pupuk Indonesia ke beberapa negara di Afrika.

Pada forum tahun ini, Abdul Kadir mengatakan beberapa penguatan kerja sama ekonomi akan dilakukan antara lain nota kesepahaman (MoU) pengembangan geotermal,master agreementkerja sama transfer teknologi kesehatan, MoU kerja sama bidang farmasi, transfer teknologi vaksin dan pembelian serta perawatan pesawat oleh Kongo dan Senegal.

"Masih ada beberapa MoU yang menurut saya tidak perlu saya sebutkan satu per satu, tapi beberapa cukup penting," tambah dia.

Dari sisi nilai, dia memaparkanIAF tahun ini diperkirakan akan menghasilkan kesepakatan bisnis IAF sekitar 3,5 miliar dolar AS (sekitar Rp53,9 triliun), naik sekitar 600 persen dari 586,6 juta dolar AS (sekitar Rp9,53 triliun) yang dicapai dalam IAF pertama yang diadakan pada 2018.

Kemudian, selain menyediakan forum bagi pemerintah, pengusaha dan pemangku kepentingan lain, sasaran strategis lain dari IAF kedua tahun ini adalah menjadi forum tersebut sebagai platform konkret untuk menghidupkan kembali Bandung Spirit yang dihasilkan dari Konferensi Asia-Afrika (KAA) pada 1955.

"Apa itu Bandung Spirit? Adalah tekad kita untuk mempererat solidaritas negara-negara Asia dan Afrika melalui penguatan kolaborasi ekonomi," katanya.

Dengan mengambil tema "Bandung Spirit for Africa's Agenda 2063", Indonesia ingin menjadikan Bandung Spirit yang diadopsi dari KAA 1955 sebagai fondasi untuk melanjutkan pembangunan kerja sama antara Indonesia dengan negara-negara Afrika di masa mendatang.

Beberapa kerja sama yang akan diprioritaskan dalam forum tersebut antara lain kerja sama dalam transformasi ekonomi, energi, pertambangan, ketahanan pangan, kesehatan, dan pembangunan.

Hasil konkret yang diharapkan dapat dicapai antara lain perjanjian antara pemerintah atau G-to-G, kesepakatan bisnis G-to-B maupun B-to-B, dan Grand Design pembangunan Indonesia dengan Afrika, termasuk dengan negara-negara ketiga melaluitriangular cooperation.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.