- Home
-
- Luar Negeri
-
- Anggota NATO Harus Habiska...
Anggota NATO Harus Habiskan Lebih dari 2 Persen PDB untuk Pertahanan
Senin, 02 Sep 2024, 10:57 WIBMOSKOW - Pengeluaran di bidang pertahanan anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) harus jauh di atas target yang disepakati sebesar 2 persen dari produk domestik bruto (PDB) di tengah "skenario ancaman" yang ada, kata Asisten Sekretaris Jenderal NATO untuk Kebijakan dan Perencanaan Pertahanan, Angus Lapsley.
Calon presiden dari Partai Republik Amerika Serikat (AS), Donald Trump, sebelumnya mengatakan bahwa jika terpilih, ia akan mendorong negara-negara anggota NATO untuk menghabiskan setidaknya 3 persen dari PDB mereka untuk sektor pertahanan.
"Mengingat skenario ancaman yang kita hadapi saat ini, bagi sebagian besar sekutu Eropa, pengeluaran harus meningkat jauh di atas batas duapersen jika ingin meningkatkan kapabilitas atau kemampuan yang lebih baik lagi, lebih berguna, serta berkelanjutan seperti yang kami minta dari mereka mulai sekarang," kata Lapsley, seperti dikutip oleh media Defense One pada Minggu (1/9).
Lapsley juga mengatakan bahwa, menurut pendapatnya, negara-negara anggota NATO mampu mencapai target tigapersen.
Sekutu NATO sebelumnya telah sepakat untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan mereka guna mencapai target duapersen dari PDB masing-masing.
Namun, pengeluaran militer di banyak negara anggota masih jauh di bawah angka yang disepakati.
Hanya Amerika Serikat, serta Polandia, Estonia, Latvia, dan Yunani yang menghabiskan lebih dari tiga persen dari PDB mereka untuk sektor pertahanan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Wacana Kontroversial: Utusan Donald Trump Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia
-
Bus Jamaah Haji Surabaya Menabrak Bus Jamaah Jakarta di Madinah, Ini Kronologi yang Diterima!
-
Jakarta Perlu Terus Perluas Sekolah Gratis
-
Isu Kenaikan Harga Picu Antrean BBM di Tangerang
-
Perum Bulog Tarik Stok Beras dari Bandara dan Pelabuhan, Distribusi Pangan Pascabanjir Sumatera Kembali Normal
-
Trump Menarik 5.000 Tentara dari Jerman Setelah Berselisih dengan Kanselir Merz
-
Trump Tegaskan Serius Pertimbangkan Menarik AS Keluar dari NATO
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.