- Home
-
- Luar Negeri
-
- Zelenskyy Mengaku Ukraina ...
Zelenskyy Mengaku Ukraina Tak Punya Uang untuk Memproduksi Senjata Sendiri
Kamis, 29 Agu 2024, 01:09 WIBMoskow - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa negaranya tidak memiliki uang untuk memproduksi senjatanya sendiri, serta dirinya juga menyoroti lambatnya aliran bantuan dari negara-negara Barat.
"Menurut saya, ada satu hal penting yang telah mulai kami lakukan untuk maju--produksi dalam negeri. Drone, artileri, maksud saya sistem dan amunisi secara terpisah, rudal. Ini adalah program yang mahal dan kami perlu menginvestasikan uang untuk ini. Tidak ada uang dalam anggaran kami saat ini," kata Zelenskyy dalam konferensi pers pada Selasa (27/8).
Pemimpin Ukraina tersebut mencatat bahwa pihaknya juga ingin meningkatkan pasokan bantuan militer dari Barat, serta mempercepat pengirimannya ke Ukraina.
"Misalnya, pemungutan suara di Kongres (Amerika Serikat) dan perjanjian. Mereka memiliki cukup uang untuk mengirimkan paket-paket (persenjataan) ini, tetapi (prosesnya) melambat," ujar Zelenskyy.
Negara-negara Barat telah menambah bantuan militer dan keuangan mereka ke Ukraina sejak dimulainya operasi militer Rusia pada 2022.
Di lain pihak, Kremlin memperingatkan agar negara-negara Barat tidak terus mengirimkan senjata ke Kiev, dengan mengatakan hal ini akan menyebabkan eskalasi konflik lebih lanjut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Baku Tembak Sengit Militer Yaman-Houthi, 117 Nyawa Melayang
-
JIF Summit 2026 Resmi Ditutup: Jalin Koneksi Bisnis dan Tindak Lanjut Penandatanganan MoU
-
Pasar Djadoel Ahad Legi Ngawi Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Kerakyatan Berbasis Budaya
-
Atraksi Drone Spektakuler di Bundaran HI, Perjalanan Indonesia Sukses Bikin Terpukau
-
Sekda Diperiksa KPK, Bupati Langkat Mulai Keringat Dingin
-
LRT Jabodebek Targetkan 30 Juta Penumpang pada 2026
-
Jumlah Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Parigi Moutong Mencapai 1.400 Ha
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.