BNN Gandeng Kampung Ini dalam Deklarasi Antinarkoba Kawasan Rawan
Rabu, 28 Agu 2024, 00:29 WIBJakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI melalui BNN Provinsi DKI Jakarta menggandeng masyarakat Kampung Permata, Cengkareng, Jakarta dalam Deklarasi Antinarkoba Masyarakat Kawasan Rawan di Jakarta, Selasa, sebagai bentuk komitmen dalam melawan kejahatan narkotika.
Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom memaknai deklarasi Komplek Permata Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai bentuk penegasan harapan, tekad, dan komitmen elemen masyarakat Komplek Permata, yang secara sadar bersama-sama ingin menciptakan lingkungan yang bersih dari aktivitas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
"Deklarasi hari ini bukan hanya kegiatan seremonial dan formalitas, melainkan upaya menghadirkan kembali negara dan menguatkan kembali peran patron-patron tradisional dalam kehidupan sosial masyarakat," kata Marthinus dalam acara yang dipantau secara daring tersebut.
Melalui deklarasi itu, BNN pun berharap berbagai program yang disusun sebagai upaya dalam menciptakan Kampung Permata Bersinar dapat dikelola secara partisipatif, kolaboratif, komprehensif, dan berkelanjutan dari berbagai elemen.
Ia menegaskan, elemen dimaksud, khususnya Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, sehingga upaya mentransformasi Komplek Permata menjadi wilayah yang bersih dari narkoba dapat terwujud.
Adapun Deklarasi Antinarkoba Masyarakat Kawasan Rawan digelar dalam momen semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 RI dengan temaKatong Samua Basudara.
Kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 200 orang yang berasal dari unsur masyarakat Kampung Permata, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta, dan para pemangku kepentingan terkait.
Marthinus menuturkan aksi yang dirangkai dengan pertunjukan seni budaya suku Maluku serta serangkaian perlombaan khas kemerdekaan RI itu bertujuan untuk membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
"Kegiatan juga dilakukan guna meredam stigma negatif masyarakat terhadap Kampung Permata atau Kampung Ambon yang kerap disebut sebagai kampung narkoba," ucap dia menambahkan.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pengguna Vape Patut Waspada, Rokok Elektrik Ini Kini Jadi Media Baru Konsumsi Narkoba dan Psikoaktif
-
Pencegahan Narkoba Dimulai dari Anak Lewat Edukasi
-
Iran akan Buka Selat Hormuz Jika AS Cabut Blokade dan Perang Diakhiri
-
Pramono Izinkan SMAN 72 Jakarta Terapkan Pembelajaran Daring Sementara
-
Proyek PLTSa Samarinda Kini di Bawah Kendali Danantara
-
Whip Pink Viral di Medsos, BNN Imbau Masyarakat Jangan Coba-coba
-
Pemkot Uji Coba Angkot Listrik Rute Gunung Batu-Stasiun Bandung
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.