Dinas ESDM Maluku Sebut Energi Angin di Ambon dalam Tahap Pengembangan

Senin, 26 Agu 2024, 00:23 WIB

Ambon - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku menyatakan, potensi energi angin di Maluku khususnya kota Ambon saat ini dalam tahapan pengembangan.

"Pengembangan energi angin dengan kapasitas 20 MW di lokasi Paralayang, kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dalam tahap koordinasi antara PT PLN persero dengan investor, " kata Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Provinsi Maluku, Said Latupono, di Ambon, Minggu.

Ia mengatakan, program tersebut digaungkan sejak 2015 yang dimulai dengan survai lokasi dan pemasangan baling- baling, tahapan penelitian, hingga proses pembebasan lahan.

Survei yang dilakukan tim untuk mengetahui kondisi tanah, lingkungan, angin dan ketinggian, dan dilanjutkan dengan tahapan pembangunan. Jika berjalan sesuai target maka akan membantu masyarakat dalam pemenuhan pasokan listrik.

"Seluruh proses telah dilakukan diharapkan tahun ini akan dilanjutkan sehingga jika selesai akan menjadi ikon tersendiri di pulau Ambon dengan ketinggian mencapai 120 Meter, " katanya.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat terus mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), karena Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa besar salah satunya energi angin.

Provinsi Maluku sebagai wilayah kepulauan yang memiliki garis pantai yang panjang, juga memiliki potensi energi angin yang besar.

Selain Kota Ambon yang memiliki potensi energi angin 20 MW, juga wilayah Kei Kecil (5 MW) dan Saumlaki (5 MW).

Ia menyatakan, beban puncak listrik di pulau Ambon mencapai 60 MW, dimana saat ini masih didukung dari kapal pembangkit listrik berkapasitas 60 MW Barge Mounted Power Plant (BMPP) Nusantara 1 di Negeri Waai, Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku.

"Jika energi angin dioperasikan di Negeri Nusaniwe maka dapat akan memperkuat keandalan pasokan listrik di Pulau Ambon, " katanya.

Ia menambahkan, pengembangan dan pemanfaatan energi baru terbarukan termasuk energi angin, terus diupayakan pemerintah guna mencapai target bauran energi nasional sebesar 23 persen yang berasal dari EBT pada tahun 2025.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.