Desa Kreatif Tumbuhkan Potensi Lokal

Sabtu, 24 Agu 2024, 02:52 WIB

BOGOR - Untuk menumbuhkan potensi-potensi lokal, Bogor mulai mengembangkan program desa kreatif. "Desa kreatif dimaksudkan sebagai sebuah inovasi atas gagasan yang mengintegrasikan kreativitas dan potensi lokal desa," ungkap Pj Bupati Bogor, Asmawa. Dia mengatakan ini saat peluncuran "Desa Kreatif" di Desa Pasir Mukti, Kecamatan Citeureup, Kamis.

Program ini mengedepankan kreativitas masyarakat desa mulai dari inisiatif, produktif, inovatif dan berkelanjutan. Tujuannya, dalam rangka mengembangkan potensi untuk kesejahteraan masyarakat. Asmawa meyakini, Desa Kreatif dapat mengembangkan pelaku-pelaku UMKM yang diharapkan dapat menjadikan Kabupaten Bogor maju, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Ket. Foto: Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu meluncurkan Program Desa Kreatif di Desa Pasir Mukti, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8). — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor

"Saya melihat kreativitas masyarakat bawah dipadukan dengan unsur kearifan lokal yang luar biasa," ujar Asmawa. Dia member contoh, Desa Pasir Mukti yang terkenal dengan produk kaleng. Produk ini juga ditampilkan dengan kreativitas. Kemudian, Desa Ciomas terkenal dengan produk sepatu. Kemudian Desa Tajurhalang dan Bojonggede.

Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat saat ini sudah ada 14 desa dan satu kelurahan yang menjalankan Program Desa Kreatif. Mereka adalah Desa Kiarasari Kecamatan Sukajaya dengan Kategori Desa Produktif. Lalu, Desa Malasari Kecamatan Nanggung dengan Kategori Desa Inisiatif.

Percontohan

Sementara itu, Kabupaten Bogor telah menjadi percontohan untuk penyelenggaraan pemilu. Hal ini dibuktikan dengan dilakukannya studi banding Bupati Agam, Andri Warman, ke Kabupaten Bogor. Kabupaten Agam, mengadopsi strategi Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu dalam mewujudkan kesuksesan penyelenggaraan pesta demokrasi tingkat kabupaten.

"Melalui studi banding ini kami berharap mendapat data dan informasi terkait penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada yang akan diadopsi untuk Kabupaten Agam," tandas Andri. Dia mengatakan ini saat berkunjung bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Agam, di Kantor Bupati Bogor, Cibinong, Jumat (23/8).

Andri menilai, Kabupaten Bogor menjadi objek studi banding karena sukses menyelenggarakan Pemilu Februari lalu. Padahal Bogor memiliki jumlah penduduk mencapai 5,7 juta jiwa dengan luasan wilayah 40 kecamatan. Andri ingin kesuksesan tersebut juga terwujud di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada mendatang.

Tanggal 27 November mendatang semua daerah akan menyelenggarakan pilkada serentak. "Pemkab Agam dan jajaran Forkopimda berharap berharap pilkada serentak bisa berjalan aman dan terkendali," harap Andri.

Sementara itu, Asmawa Tosepu menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor memiliki wilayah sangat luas dan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

"Dengan rentang kendali yang begitu besar menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan roda pemerintahan. Ini khususnya dalam memberikan pelayanan berkualitas terhadap masyarakat," ujar Asmawa.

Menurutnya, dalam kegiatan studi banding ini Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan bertukar data dan informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya pelaksanaan pilkada serentak. wid/Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.