Ini yang Dilakukan Pemkab Badung untuk Percepat Penurunan Stunting
Kamis, 22 Agu 2024, 19:28 WIBBadung - Pemerintah Kabupaten Badung melakukan finalisasi penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Tahun 2025-2029.
"RAD Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Badung tahun 2025-2029 merupakan dokumen perencanaan yang digunakan sebagai pedoman dan arahan untuk menurunkan angka stunting," ujar Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa di Mangupura, Kamis.
Ia mengatakan penyusunan RAD percepatan penurunan stunting itu dinilai sangat penting dan strategis sebagai landasan bersama dalam pelaksanaan program penurunan stunting.
Upaya itu menurutnya juga akan menentukan keberhasilan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta terwujudnya kualitas SDM kedepannya.
Wabup Suaia mengungkapkan pohaknya memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan dan perangkat daerah yang telah bergerak bersama dengan rasa tanggung jawab sehingga progress penurunan stunting di Kabupaten Badung tahun 2023 mencapai 4,9 persen dan terendah di Indonesia.
"Dengan hasil ini kami tidak berdiam diri, namun ke depannya harus terus melakukan upaya penurunan stunting. Dengan adanya RAD PPS ini, programnya harus berkesinambungan serta kualitas dan kuantitas programnya meningkat," ungkap dia.
Nantinya, rencana aksi daerah akan dilakukan oleh perangkat daerah terkait yang masuk ke dalam bagian Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) serta untuk mendukung pelaksanaan pembangunan daerah tahun 2025-2029 dalam bentuk arah kebijakan, strategi dan program kegiatan dan akan ditetapkan dalam bentuk peraturan bupati.
Ketut Suiasa yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) KabupatenBadung menambahkan pembahasan yang sudah menjadi hasil rapat TPPS sebelumnya khususnya mengenai Tri Pasti juga akan ditambahkan sebagai landasan dalam penyusunan RAD PPS.
"Tri Pasti yang dimaksud yaitu, pertama pastikan calon pengantin terdata dan berkonsultasi. Kedua, pastikan ibu hamil memeriksakan diri secara rutin, dan ketiga, pastikan balita ke posyandu," pungkas dia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Progres MRT Jakarta Fase 2A Tembus 56,88%, Target Monas Beroperasi 2027
-
AS Perluas Pengerahan Pesawat Pengebom Strategis di Eropa untuk Serangan Jarak Jauh ke Iran karena Pangkalan Udaranya di Timur Tengah Hancur
-
Waspada! 75 Kasus DBD Tercatat Sudinkes Jakbar di Awal 2026
-
Warga Mengamuk Tolak Bayar Pajak, DPR RI Desak Pemerintah Tinjau Ulang Kenaikan Opsen PKB
-
Swiatek dan Gauff Puji Mentalitas Alysa Liu Usai Comeback Sensasional
-
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Ingatkan Pemudik Jaga Kesehatan dan Keselamatan Saat Perjalanan
-
Ayo Serbu! 3.000 Paket Sembako Murah di Tebet dan Kebayoran Lama, Cuma Rp100 Ribu!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.