Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, KAI Bandung Sediakan Water Station Kurangi Penggunaan Botol Plastik

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, KAI Bandung Sediakan Water Station Kurangi Penggunaan Botol Plastik Doc: ANTARA/HO PT KAI Daop 2 Bandung
Ket. Fasilitas drinking water station di Stasiun Bandung, Selasa (13/8/2024).

Bandung - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung menyediakan drinking water station di dua stasiun besar yaitu Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong dengan tujuan mengurangi penggunaan botol plastik.

"Hal tersebut merupakan dukungan KAI untuk mengurangi penggunaan botol plastik sebagai salah satu langkah untuk mencapai net zero emission (NZE)," kata Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi di Bandung, Selasa.

Ayep menjelaskan bahwa fasilitas yang telah hadir sejak Juli 2023, bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Coway International Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menghadirkan layanan yang telah melalui beragam uji termasuk kualitas air.

Pasalnya, kata Ayep, air minum sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh, dan KAI berkomitmen tidak hanya sekedar menyediakan air minum, namun juga air yang berkualitas dan sehat dikonsumsi oleh pelanggan kereta api.

"Kualitas air minum pada fasilitas drinking water station telah memenuhi 20 dari 20 parameter standar baku mutu yang diuji berdasarkan pengujian oleh Coway Water Quality Laboratory. Selain itu, fasilitas air minum tersebut juga telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI," ucap Ayep.

Lebih detail Ayep menjelaskan, parameter-parameter uji kualitas air pada drinking water station antara lain parameter mikrobiologi yang terdiri dari (E Coli dan Total Bakteri Coliform), parameter fisik (Suhu, Total Dissolved Solid, Kekeruhan, Warna, dan Bau), parameter kimia (Nitrat, Nitrit, Besi, Mangan, Arsen, Kadmium, Timbal, Fluorida, dan Aluminium), serta parameter kimia tambahan (Total Kromium, Tembaga, Seng, dan Nikel).

"KAI akan terus mendukung kampanye ataupun gerakan konservasi dan teknologi yang ramah lingkungan sebagai salah satu upaya peningkatan layanan terhadap pengguna jasa kereta api. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah menghadirkan ekosistem transportasi kereta api terbaik bagi masyarakat Indonesia," tutur Ayep.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

29 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...

Menkeu Purbaya Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Nasional
Kejati Sumbar Bantah Tuding...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.