WHO akan Gelar Pertemuan Komite Darurat Bahas Skala Wabah Mpox

Kamis, 08 Agu 2024, 10:47 WIB

WASHINGTON - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada Rabu (7/8), ia akan mengadakan komite darurat untuk memberinya saran apakah wabah cacar monyet terbaru di sebuah negara Afrika tengah dapat mewakili keadaan darurat internasional.

"Mengingat penyebaran #mpox di luar #DRC (Republik Demokratik Kongo), dan potensi penyebaran internasional lebih lanjut di dalam dan di luar Afrika, saya telah memutuskan untuk mengadakan Komite Darurat di bawah Peraturan Kesehatan Internasional untuk memberi saya saran apakah wabah ini mewakili keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," katanya melalui X.

Ket. Foto: Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. — Sumber: Politico/Valentin Flauraud/EPA

Komite ini akan bertemu secepat mungkin, kata Ghebreyesus.

Komite ini akan terdiri atas para ahli independen dari seluruh dunia yang bekerja di berbagai disiplin ilmu yang relevan, lanjutnya.

Menurut data yang disediakan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika, 15.074 kasus Mpox (2.853 terkonfirmasi; 12.221 diduga) dan 461 kematian telah tercatat di 12 negara anggota Uni Afrika dalam delapan bulan terakhir.

Data tersebut menandakan peningkatan 160 persen dalam kasus dan peningkatan 19 persen dalam kematian pada tahun 2024 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.

Wabah dan peningkatan eksponensialnya telah diakui oleh Kinshasa.

Pada akhir Juli, Dokter Tanpa Batas di DRC mengatakan kasus itu telah diamati di 23 dari 26 provinsi di negara tersebut, termasuk di kamp-kamp pengungsian yang padat di sekitar Goma, Kivu Utara.

Cacar monyet, juga dikenal sebagai "mpox," adalah penyakit virus langka yang ditularkan antar manusia.

Biasanya, jenis penyakit ini adalah penyakit ringan yang sebagian besar orang sembuh dalam beberapa minggu, tetapi pada beberapa orang mungkin dapat mengalami komplikasi.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris mencatat bahwa cacar monyet bukanlah penyakit menular seksual, tetapi dapat menular melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.

Gejala awal cacar monyet meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, demam, dan kelelahan.

Ruam dapat berkembang, sering dimulai dari wajah dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.