- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kamboja Mulai Proyek Kanal...
Kamboja Mulai Proyek Kanal Kontroversial
Selasa, 06 Agu 2024, 02:18 WIBPREK TAKEO - Perdana Menteri Kamboja, Hun Manet, pada Senin (5/8) meresmikan dimulainya proyek kanal kontroversial senilai 1,7 miliar dollar AS yang bertujuan untuk menyediakan jalur penghubung baru dari Sungai Mekong ke laut.
Pada acara peluncuran di Prek Takeo, tenggara ibu kota Phnom Penh, PM Manet menyebut bahwa proyek sepanjang 180 kilometer itu amat bersejarah. "Kita harus membangun kanal ini dengan segala cara," kata PM Manet.
Setelah selesai, kanal yang diberi nama Funan Techo itu akan membentang dari suatu tempat di Sungai Mekong, sekitar satu jam perjalanan ke tenggara Phnom Penh, hingga ke Teluk Thailand. Namun proyek ini diliputi ketidakpastian, termasuk tujuan utamanya, apakah untuk pelayaran atau irigasi, siapa yang akan mendanainya, dan bagaimana hal ini akan mempengaruhi aliran Sungai Mekong yang merupakan salah satu sungai terpanjang di dunia.
Para pegiat lingkungan hidup telah lama memperingatkan bahwa sungai tersebut, yang merupakan lokasi bagi seperempat penangkapan ikan air tawar dunia dan separuh produksi beras Vietnam, terancam oleh proyek infrastruktur, polusi, penambangan pasir, dan perubahan iklim. SB/AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
250 Wisman Masuk ke Tanjungpinang Lewat Jalur Laut di Hari Pertama 2026
-
Thailand Umumkan Korban Pertama dalam Bentrokan dengan Kamboja
-
Kearifan Lokal: Tradisi Menyambut Bulan Purnama di Banyuwangi
-
Rupiah Hari Ini Melemah Seiring Pudarnya Harapan Pemangkasan Suku Bunga, Investor Berpaling ke Dolar
-
Tailan Siap untuk Mediasi PBB Terkait Sengketa Maritim dengan Kamboja
-
Russia Hujani Ukraina dengan Serangan Besar-Besaran Drone dan Rudal, Ledakan Masih Berlanjut Di Kyiv
-
Pemkab Tangerang Evaluasi Perlintasan Kereta Tak Resmi Usai Tragedi Bekasi Timur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.