Desak Made dan Rajiah Sallsabillah Optimistis Lewati Perempat Final Panjat Tebing Olimpiade

Selasa, 06 Agu 2024, 00:14 WIB

Jakarta - Dua atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah, optimistis bisa lolos dari babak perempat final Olimpiade Paris 2024, setelah berhasil melewati kualifikasi babak penyisihan unggulan dan penyisihan eliminasi, Senin malam WIB.

Dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin, Rajiah membeberkan pada babak eliminasi dirinya ada sedikit melakukan kesalahan, tetapi selanjutnya berhasil membukukan waktu pribadi terbaik, sehingga yakin bisa lolos dari babak perempat final pada Rabu (7/8) mendatang.

Ket. Foto: Atlet panjat tebing putri Indonesia Rajiah Sallsabillah turun menggunakan tali usai bertanding dengan atlet Spanyol Romaro Perez saat mengikuti kualifikasi nomor speed putri Olimpiade Paris 2024 di Le Bourget Climbing Venue, Paris, Prancis, Senin (5/8/2024). — Sumber: ANTARA/Wahyu Putro A

"Untuk yang terakhir di eliminasi ada sedikit kesalahan dan untuk yang kedua dapatpersonal best.Kalau dibilang enak, untuk dari standar apapun itu lebih enak dibanding tempat latihan," kata Rajiah setelah mengikuti babak penyisihan yang diselenggarakan di Le Bourget Climbing Venue, Paris, Prancis.

Ia mengaku sempat khawatir sesaat sebelum bertanding, tetapi rasa itu berhasil dilawan dengan bersikap tenang dan fokus.

"Apapun hasilnya nanti (perempat final), yang pasti mau menampilkan yang terbaik dan semoga hasilnya bisa melewati babak berikutnya," ujar perempuan berumur 25 tahun kelahiran Banten itu.

Atlet putri lainnya, Desak Made menyebut dirinya akan berusaha lebih fokus dan tenang saat tampil di babak perempat final panjat tebing nomorspeednanti.

"Hasilnya tadi masih belum bagus, kalau catatan waktu saya tidak terlalu memikirkan, yang pasti maunya ya naik podium. Tadi lumayan grogi dan belum lega kalau belum naik podium," kata perempuan asal Bali itu.

Desak menambahkan, pelatih Hendra Basir juga telah menginstruksikan agar lebih fokus dan tenang saat bertemu Cheng Deng asal China.

"Semuanya juga pasti deg-degan, pokoknya fokus sama diri sendiri, menampilkan catatan waktu terbaik dan menampilkan performa terbaik ketika latihan sebelumnya," ujar perempuan berumur 23 tahun itu.

Dua atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah, masuk ke babak perempatfinal Olimpiade Paris 2024.

Keduanya tampil bagus saat mengikuti dua tahapan kualifikasi, yaitu babak penyisihan unggulan dan eliminasi.

Sebanyak total 14 atlet bersaing dalam kualifikasi panjat tebing putri nomorspeedtahun ini.

Pada babak itu, Desak Made dan Rajiah, sama-sama melakukan dua kali panjatan tebing dan menjajal jalur A dan B.

Saat beraksi, Desak Made melawan wakil Prancis, Capucine Viglione. Sedangkan Rajiah melawan Emma Hunt dari Amerika Serikat (AS).

Awalnya pertandingan sempat tertunda di awal kompetisi karena adanya kendala teknis, terkait tombol papan waktu yang tidak berfungsi dengan benar.

Pada babak itu, Desak Made berhasil mencatatkan waktu 6,52 di jalur A dan 6,45 di jalur B. Dengan catatan waktu terbaik yang diraih yaitu 6,45 detik, perempuan asal Bali itu berhasil menempati peringkat keenam.

Sementara, Rajiah sukses meraih waktu 6,67 detik di jalur A dan 6,58 detik di jalur B. Catatan waktu terbaiknya, yakni 6,58 detik, sehingga dia harus puas menempati peringkat ketujuh di babak penyisihan unggulan.

Kualifikasi berlanjut ke babak penyisihan eliminasi. Berdasarkan catatan waktu di penyisihan unggulan sebelumnya, Desak Made bertemu Piper Kelly dari AS. Sedangkan rekannya bertemu wakil Spanyol, Leslie Adriana Romero Perez.

Babak itu menjadi penentu untuk kelolosan mereka ke babak delapan besar alias fase gugur.

Hasilnya, Desak Made memastikan diri lolos ke perempat final setelah menaklukkan Kelly dengan catatan waktu 6,38 detik.

Namun, hasil positif dia tidak diikuti Rajiah. Sebab pada babak eliminasi ini, Rajiah terpeleset saat berhadapan dengan lawannya.

Tetapi, Rajiah berhasil mendapatkan tiket ke perempatfinal setelah satu tempat tersisa berhak ditempati oleh atlet yang kalah di babak eliminasi, namun punya catatan waktu paling bagus di penyisihan unggulan.

Rajiah punya catatan paling baik di antara semua atlet yang kalah yakni 6,58 detik.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.