- Home
-
- Megapolitan
-
- Ancaman Krakatau Mengintai...
Ancaman Krakatau Mengintai Jakarta, Polda Metro Jaya Terjunkan Tim SAR dan Bagi-Bagi Masker
Minggu, 06 Sep 2026, 21:45 WIBJAKARTA - Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Metro Jaya menyiagakan personel Search and Rescue (SAR) sekaligus membagikan masker gratis kepada masyarakat di wilayah DKI Jakarta, Minggu (6/9).
Langkah siaga bencana ini dilakukan guna mengantisipasi potensi sebaran abu vulkanik serta dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan pihaknya menyiagakan unsur SAR yang terdiri atas 30 anggota Seksi Pengamanan dan Penyelamatan (Sie Pammat) dan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Pengendalian Massa (Dalmas) Kompi 4.
"Apel kesiapsiagaan ini dilaksanakan untuk memastikan unsur SAR siap digerakkan dalam membantu masyarakat apabila terjadi dampak dari aktivitas Gunung Anak Krakatau," kata Wahyu di Jakarta, Minggu, saat memimpin apel kesiapsiagaan personel.
Selain personel, Polda Metro Jaya juga menyiagakan sejumlah sarana prasarana pendukung, antara lain empat unit kendaraan roda empat, satu unit kendaraan taktis (rantis) SAR, satu truk dapur lapangan beserta kendaraan pendukungnya, serta satu unit generator set (genset).
Tidak hanya menyiapkan kekuatan lapangan, kata Wahyu, anggota Ditsamapta juga membagikan masker kepada warga yang beraktivitas di wilayah hukum Polda Metro Jaya dengan melibatkan 10 personel.
"Pembagian masker ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus langkah antisipasi agar masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman," ujarnya.
Wahyu juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, serta menggunakan alat pelindung diri seperti masker saat berada di luar ruangan.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan kesiapsiagaan selesai, cuaca di sekitar lokasi terpantau cerah dan situasi keamanan maupun ketertiban masyarakat (kamtibmas) dilaporkan aman terkendali.
Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM menyatakan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini terpantau mengalami penurunan, namun potensi terjadinya erupsi susulan dipastikan masih tetap ada.
Kepala PVMBG Rita Susilawati, di Serang, Minggu, menyampaikan bahwa meskipun alat pemantauan mencatat tren penurunan, hal tersebut tidak mengindikasikan bahwa aktivitas gunung api di perairan Selat Sunda itu telah sepenuhnya berhenti.
"Memang saat ini alat pemantauan kami memonitor aktivitas Gunung Anak Krakatau menurun, tetapi menurunnya itu bukan berarti akan berhenti aktivitas nya. Kemungkinan masih akan terjadi erupsi," katanya usai meninjau Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Anak Krakatau di Kabupaten Serang.
- polda metro jaya
- gunung anak krakatau
- ditsamapta polda metro
- tim sar polda metro
- pembagian masker
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Arsenal Atasi Manchester City 3-0, Rebut Trofi Community Shield
-
Wali Kota: Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan
-
Hasil Play Off Liga Champions: LASK Balikkan Keadaan, Sabah dan Bodo/Glimt Pastikan Tempat di Fase Grup
-
Daop Jember Catat Lonjakan Penumpang, 107.686 Orang Naik KA Saat Libur Maulid Nabi
-
Kirim Uang ke Luar Negeri Lebih Mudah dengan Flip Globe, Termasuk dengan SWIFT Transfer.
-
Pos Polisi Lalu Lintas Margorejo Surabaya Diduga Dilempar Bom Molotov
-
Tersenyum ke Kamera, Kepala PKBM Tangerang Tersangka Korupsi Terancam 20 Tahun Penjara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.