Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Natalius Pigai Tegaskan Tak Takut Dicopot dari Menteri HAM
Sabtu, 03 Okt 2026, 05:25 WIBDENPASAR - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan dirinya tidak takut apabila sewaktu-waktu dicopot dari jabatan menteri menyusul isu reshuffle kabinet Merah Putih yang kembali mencuat.
"Tidak ada (takut,red). Kalau saya takut, untuk apa saya ke Bali? Mending tunggu, lihat-lihat handphone di Jakarta saja. Nunggu kan biasa saja," kata Pigai di Denpasar, Bali, Jumat (2/10).
Pigai mengatakan dirinya tidak mempersoalkan kemungkinan perubahan posisi dalam kabinet karena keputusan mengenai pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan penilaian terhadap kinerja para menteri sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden, yang memiliki kapasitas dan otoritas untuk mengevaluasi pencapaian setiap anggota kabinet.
"Pigai terkenal karena kerja. Mana ada kalau orang terkenal kalau tanpa kerja, diam-diam. Yang menilai itu Presiden. Presiden yang menilai. Presiden yang memiliki kapasitas, otoritas, hak prerogatif untuk menilai KPI (Key Performance Index) para menteri dinilai oleh Presiden," ujarnya.
Menurut Pigai, evaluasi terhadap menteri semestinya didasarkan pada data dan kinerja, bukan hasil survei maupun penilaian wartawan.
"Pak Prabowo itu intelektual. Intelektual itu menilai berbasis kepada data. Oleh karena itulah penilaian-penilaian itu kepada Presiden, bukan oleh survei, bukan oleh wartawan," katanya.
Pigai mengaku tetap menjalankan tugasnya tanpa memikirkan kemungkinan dirinya diganti dalam perombakan kabinet. Ia menyerahkan sepenuhnya penilaian atas kinerjanya kepada Presiden.
"Saya kemarin datang ke sini saya tidak pernah mikir posisi saya akan berubah atau tidak, saya kerja saja. Karena saya tahu Presiden yang menilai," kata Pigai.
Ia kembali menegaskan tidak ingin larut dalam spekulasi mengenai posisi di kabinet dan memilih tetap bekerja menjalankan tugas sebagai Menteri HAM.
- Menteri HAM
- Natalius Pigai
- isu reshuffle
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Penjelasan Istana Soal Isu Reshuffle: Transisi Wamenkeu Thomas Djiwandono ke Bank Indonesia
-
Meski Resilien, Ruang Fiskal APBN Mulai Hadapi Tekanan
-
Wagub Aceh Fadhlullah Terima Masukan Guru Besar Terkait Revisi UUPA
-
Kodim 1612/Manggarai Percepat Pembangunan Irigasi dalam TMMD ke-126 di Desa Riung
-
Menuju MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Matangkan Persiapan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.