- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tujuh Negara EU Desak Vene...
Tujuh Negara EU Desak Venezuela Transparan
Senin, 05 Agu 2024, 02:17 WIBMOSKWA - Tujuh negara Uni Eropa yakni Spanyol, Italia, Prancis, Jerman, Belanda, Polandia, dan Portugal, mendesak Venezuela untuk mempublikasikan semua protokol dari tempat pemungutan suara untuk memastikan transparansi hasil pemungutan suara dalam pemilihan presiden yang diadakan di negara tersebut pekan lalu.
Pernyataan bersama negara-negara anggota Uni Eropa (EU) yang dipublikasikan pada Sabtu (3/8) itu menyatakan keprihatinan bersama mereka mengenai situasi di Venezuela setelah pemilihan presiden beberapa waktu lalu.
"Kami mendesak otoritas Venezuela untuk segera merilis semua lembar hasil (dari tempat pemungutan suara) guna menjamin transparansi dan integritas proses pemilihan. Verifikasi ini sangat penting untuk mengakui kehendak rakyat Venezuela," bunyi pernyataan tersebut.
Pemilihan presiden di Venezuela diadakan pada 28 Juli lalu. Keesokan harinya, Dewan Pemilihan Nasional menyatakan Nicolas Maduro, yang memperoleh lebih dari 51 persen suara, sebagai pemenang.
Kelompok oposisi Venezuela mengklaim kemenangan telak dalam pemilihan tersebut, mengacu pada lembar hasil yang mereka peroleh dari pusat pemungutan suara di seluruh negeri. Protes oposisi massal meletus di Venezuela, dengan lebih dari 2.000 orang ditahan. SB/Ant/Sputnik/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
BPBD Belitung Bantu Padamkan Karhutla di Dua Titik
-
Presiden Perintahkan Cabut Permendag 8 Tahun 2024, Ini Pertimbangannya
-
Korsel Memprotes Keras atas Klaim Pulau Dokdo oleh Jepang di Dalam Buku Pelajaran Sekolah
-
Maduro Dilantik Sebagai Presiden Venezuela untuk Masa Jabatan Ketiga
-
Memanas, Venezuela Menggeber Jet Tempur F-16 di Atas Kapal Angkatan Laut AS setelah Kapal Kurir Narkoba Dihancurkan
-
Presiden Maduro Minta PBB Lindungi Warga Venezuela yang Dikirim AS ke Penjara El Salvador
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.