Pemkab Tangerang Kesulitan Atasi TPS Liar

Sabtu, 03 Agu 2024, 03:28 WIB

TANGERANG - Tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang bermunculan di berbagai titik seperti di Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Provinsi Banten, mulai meresahkan warga. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mengakui kesulitan mengatasi permasalahan TPS liar di wilayahnya.

"Bermunculannya tempat pembuangan sampah liar itu juga disebabkan kurang maksimalnya proses pengangkutan sampah yang berada di lingkup masyarakat sekitar," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengelola Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) DLHK Kabupaten Tangerang Hari Mahardika, Jumat (2/8).

Ket. Foto: Kepala Bidang (Kabid) Pengelola Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) DLHK Kabupaten Tangerang, Hari Mahardika. — Sumber: ANTARA/Azmi Samsul Maarif

Seperti dikutip dari Antara, Hari Mahardika mengatakan dari kebutuhan armada pengangkut sampah jauh dari ideal, bahkan truk yang layak saja masih kurang.

Menurut dia, idealnya pemerintah daerah memiliki setidaknya 320 unit armada truk pengangkut sampah, namun kini baru ada 250 truk sampah dengan total 200 lebih petugas kebersihan.

Dengan 250 truk sampah itu pihaknya hanya mampu mengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Tangerang sebanyak 2.500 ton sampah dari total 1,5 ton sampah yang dihasilkan warga dalam sehari.

"Dari hitungan orang saja setiap individu itu mengeluarkan sampah 400 sampai 700 gram per hari, termasuk aktivitas industri serta sampah rumah tangga itu ada 2,500 ton per harinya. Muatan angkutan rata-rata hanya 1,5 ton dari 450 truk," terangnya.

Selain keterbatasan armada truk sampah kata dia, juga petugas kebersihan sehingga menambah deretan permasalahan dalam penanganan sampah di wilayah berpenduduk 3,6 juta.

"Harapan saya secara bertahap akan melakukan perbaikan, terutama penyesuaian gaji para petugas 200 orang," ujarnya.

Peran Bersama

Di kesempatan lain, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banteng, Deden Umardani menyoroti masih banyaknya tumpukan sampah di sejumlah tempat pembuangan sampah (TPS) liar di wilayahnya tersebut.

"Maraknya tempat pembuangan sampah liar bukan semata-mata kesalahan masyarakat yang membuang sampah di sana, tapi juga ada peran pemerintah daerah sehingga hal tersebut terjadi," ucap Deden di Tangerang.

Pemerintah Kabupaten Tangerang sejauh ini masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan dalam mengurangi sampah. Selama ini, pihaknya menemukan tumpukan sampah di sejumlah TPS liar, salah satunya di Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Tumpukan sampah, yang terdiri dari berbagai jenis itu, dibuang dan dibakar secara ilegal ke lahan dengan luas sekitar 2.000 meter persegi. Hingga kini, sampah itu belum terangkut ke lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) yang diperuntukkan. Ant/and

Redaktur: andes

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Wow Fantastis! QRIS Makin Diminati, Pengguna di Sulsel Kini Tembus 1,5 Juta

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.