Masinis RI Berhasil Operasikan secara Penuh Kereta Cepat Whoosh
Rabu, 31 Jul 2024, 00:02 WIBBANDUNG - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan bahwa masinis asal Indonesia berhasil mengoperasikan secara penuh kereta cepat Whoosh hingga kecepatan 350 kilometer per jam.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan ini merupakan tonggak penting yang menandai kesiapan Indonesia dalam mengelola dan mengoperasikan teknologi kereta cepat secara mandiri.
"Momen ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan SDM Indonesia di bidang perkeretaapian. Pencapaian ini merupakan bukti berjalannya proses alih pengetahuan dari tenaga profesional Tiongkok kepada para SDM Indonesia berjalan dengan baik dan lancar," kata Eva dalam keterangan yang diterima di Bandung, Selasa (30/7).
Seperti dikutip dari Antara, Eva menjelaskan para masinis Indonesia tidak lagi hanya mendampingi, tetapi sudah sepenuhnya mengoperasikan kereta cepat Whoosh pada kondisi perjalanan tanpa penumpang dan dengan pendampingan dari para pengajar. "KCIC akan terus meningkatkan program pelatihan dan transfer pengetahuan untuk memastikan seluruh aspek operasional dan perawatan kereta cepat dapat dilakukan secara mandiri oleh tenaga kerja lokal," kata dia.
Proses Pelatihan
Dia mengungkapkan para masinis ini didampingi oleh penerjemah selama proses pelatihan agar penjelasan yang diberikan oleh masinis profesional dapat dipahami dengan baik oleh calon masinis Indonesia. "Lebih jauh lagi, agar SDM Indonesia bisa membagikan pengetahuan ini untuk meningkatkan kompetensi putraputri terbaik bangsa ke depannya," katanya.
Lebih lanjut, Eva menyebut 39 dari 72 masinis Indonesia sudah memasuki tahap kedua dari proses pelatihan kerja. Pada tahap pertama, masinis Whoosh Indonesia telah melakukan observasi proses kerja masinis profesional.
"Memasuki tahap kedua, masinis Indonesia mulai mengoperasikan Whoosh pada saat langsir di Depo Tegalluar, kereta konfirmasi atau kereta yang beroperasi sebelum jam perjalanan pertama dari Halim-Tegalluar," katanya.
Eva mengungkapkan secara total terdapat 600 pegawai lokal yang sedang mengikuti proses transfer pengetahuan di berbagai bidang, seperti masinis, perawatan sarana, perawatan prasarana, operasional kereta, dan lainnya. "Pencapaian ini adalah bukti nyata dari komitmen KCIC dalam mengembangkan sumber daya manusia lokal dan memastikan keberhasilan proyek kereta cepat Whoosh di Indonesia," kata Eva.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Piala Dunia: Tersingkir di Babak 16 Besar, Roberto Martinez Mengundurkan Diri sebagai Pelatih Portugal
-
Sejak 2 Juli, Gunung Anak Krakatau Terpantau PVMBG Sudah Meletus 18 Kali!
-
Dari Ladang ke Kulit, Perawatan Tubuh dengan Minyak Bunga Matahari Organik Semakin Dilirik Konsumen
-
Desak Made Raih Emas Speed Putri di World Climbing Chamonix 2026
-
Wali Kota Bandung Pastikan Seluruh Anak Dapat Kursi Sekolah
-
Semangat Kemerdekaan Bersama Whoosh
-
BW Express Jakarta Sukses Gelar Corporate Gathering 2026, Perkuat Sinergi Mitra Bisnis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.