Atlet Indonesia Fokus Penguatan Mental dan Adaptasi Cuaca di Paris

Kamis, 18 Jul 2024, 06:57 WIB

JAKARTA - Penguatan mental dan psikologis atlet serta adaptasi cuaca menjadi fokus atlet Indonesia yang akan berkompetisi di Olimpiade Paris 2024 pada 26 Juli hingga 26 Agustus 2024 mendatang.

Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Surono mengatakan, tantangan mental dan psikologis seringkali menjadi penghalang bagi atlet untuk mencapai performa terbaik mereka. Oleh karena itu, menurutnya, Kemenpora menyiapkan berbagai strategi dan program.

Ket. Foto: sesi latihan I Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7). Lalu Muhammad Zohri lolos ke Olimpiade Paris 2024 melalui kuota Universality Place. — Sumber: ANTARA/Wahyu Putro A

"Sekarang masalahnya adalah mental, psikologis atlet harus dipompa untuk bisa juara. Atlet yang kita seleksi, kita cek dulu motivasinya, bagaimana tekanan internal dan eksternalnya mereka," ujarnya dikutip situs resmi Kemenpora Rabu (17/7).

Seleksi melalui mental merupakan langkah awal Kemenpora untuk menjaring atlet-atlet yang siap mewakili Indonesia di Olimpiade. Seleksi ini tidak hanya berdasarkan kemampuan fisik dan teknis, tetapi juga mencakup evaluasi motivasi dan tekanan internal maupun eksternal yang dihadapi atlet.

Dengan begitu Kemenpora dapat memastikan bahwa para atlet yang terpilih memiliki mental yang siap untuk menghadapi berbagai tekanan dalam kompetisi tingkat dunia.

Dukungan psikologis menjadi bagian penting tak terpisahkan dari program pembinaan para atlet. Melalui konsultasi dan bimbingan yang teratur oleh tim psikologis, atlet diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah pribadi mereka sehingga dapat fokus sepenuhnya pada latihan dan pertandingan.

Selain masalah pembinaan mental, Kemenpora juga memberikan dukungan dengan melakukan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) jangka panjang. Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Wijaya Noeradi mengatakan persiapan Pelatnas di Eropa dilakukan jauh-jauh hari.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk membantu para atlet beradaptasi dengan kondisi cuaca dan lingkungan Eropa. Adaptasi ini dinilai penting mengingat Paris memiliki iklim yang berbeda dengan Indonesia, serta sistem lalu lintas yang kompleks.

"Cuaca dan sistem lalu lintas menjadi tantangan utama yang harus dihadapi atlet. Dengan adaptasi lebih awal, diharapkan mereka dapat tampil maksimal di Olimpiade nanti," ujarnya.

Sejak pertengahan Juni, beberapa cabor seperti gimnastik, menembak, panahan, bulu tangkis, dan sepeda sudah berada di Paris untuk memulai persiapan dan Pelatnas secara intensif. ben/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.