Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Tim SAR Upayakan Evakuasi Korban Tambang Longsor Gorontalo dengan Helikopter

📅 Rabu, 10 Jul 2024, 04:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Tim SAR Upayakan Evakuasi Korban Tambang Longsor Gorontalo dengan Helikopter Doc: ANTARA/HO-Basarnas
Ket. Kepala Basarnas Kusworo didampingi Direktur Operasi Basarnas Edy Prakoso dan Kepala Kantor SAR Gorontalo Heriyanto meninjau operasi SAR korban longsor di areal tambang emas rakyat di Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango , Gorontalo, Selasa (9/7/2024).

Jakarta - Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengupayakan evakuasi korban longsor di areal tambang emas rakyat di Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, menggunakan helikopter karena kesulitan akses keluar masuk lokasi bencana dan banyaknya jumlah korban.

Kepala Basarnas Kusworo dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa malam, mengatakan bahwa pada masa operasi SAR hari ketiga ini sudah ada satu helikopter milik Polri untuk mengevakuasi korban.

"Kami sedang berkoordinasi dengan TNI Angkatan Udara untuk membantu penambahan heli lagi," kata diadidampingi Direktur Operasi Basarnas Edy Prakoso yang saat ini sedang berada di posko utama operasi SAR gabungan Desa Tulabolo Timur.

Kusworo mengungkapkan bahwakeberadaan helikopter sangat dibutuhkan karena satu-satunya cara untuk mempercepat evakuasi.

Berdasarkan hasil pantauannya akses dari posko menuju ke lokasi bencana berjarak puluhan kilometer di dalam hutan perbukitan atau setidaknya butuh waktu 4 jam sampai dengan 5 jam secara infanteri.

Menurut dia, waktu tempuh personel SAR gabungan bisa lebih lama lagi karena hujan masih terus mengguyur, kondisi tanah yang labil, dan di beberapa titik harus melintasi jembatan sehingga pihaknya kesulitan mengerahkan alat berat.

"Untuk jumlah personel total ada sebanyak 1.009 tim gabungan dalam operasi SAR ini. 30 orang di antaranya khusus mengerahkan dari regu Basarnas Spesial Grup," imbuhnya.

Data terkini dari petugas posko utama operasi SAR gabungan di Desa Tulabolo Timur tercatat jumlah korban terus bertambah. Pada siang tadi sebanyak 114 orang, Selasa malam menjadi 131 orang.

Dari jumlah korban tersebut, dilaporkan 23 orang ditemukan meninggal dunia dan73 orang selamat dengan luka ringan dan berat serta korban hilang yang masih dalam pencarian sebanyak 45 orang.

Korban meninggal dunia dan luka dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Bone Bolango dan Gorontalo. Hingga sore tadi dilaporkan ada sebanyak 12 orang berhasil dievakuasi menggunakan helikopter Polri untuk selanjutnya mendapatkan perawatan medis ke rumah sakit dan identifikasi oleh tim DVI Polri di Gorontalo.

"Jumlah korban ini bisa berkembang terus. Semua upaya terbaik akan kami lakukan setidaknya dalam kurun waktu 9 hari masa operasi," kata Kusworo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

20 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

35 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.