Sistem Perlindungan Anak Harus Diperhatikan Serius
Selasa, 09 Jul 2024, 01:15 WIBJAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyatakan sistem perlindungan bagi anak dari ancaman kekerasan harus diperhatikan secara serius.
"Langkah konsisten untuk membangun sistem perlindungan bagi anak dari ancaman kekerasan harus mendapat perhatian serius dengan semakin kompleksnya tantangan pada era globalisasi saat ini," kata Lestari dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, kemarin.
Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) yang diakses dari Jakarta, Minggu, pada pukul 19.15 WIB, selama rentang Januari hingga Juni 2024 tercatat 7.338 kasus kekerasan terhadap anak, dengan rincian 5.798 korban anak perempuan dan 2.353 anak laki-laki.
Pada data yang sama, bentuk kekerasan terbanyak yang dialami korban adalah kekerasan seksual yang mencapai 4.537 kasus.
Oleh sebab itu, kata Lestari Moerdijat, berpendapat bahwa catatan kasus kekerasan terhadap anak harus segera disikapi dengan serius dalam bentuk langkah nyata yang memberikan perlindungan menyeluruh bagi setiap anak di Indonesia.
Terlebih, kata dia, perlindungan anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks pada era digital saat ini.
Ia menjelaskan bahwa saat ini muncul ancaman kekerasan secara psikis melalui konten-konten digital yang marak dalam keseharian, bukan hanya potensi kekerasan secara fisik saja.
Ia lantas berharap para pemangku kepentingan di tingkat pusat ataupun daerah dapat menemukan akar masalah kasus kekerasan anak di wilayah masing-masing
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pensiun dari Sepak Bola, Aaron Ramsey Hadapi Tantangan Baru di London Marathon
-
Russia Menawarkan ke Iran untuk Menyimpan Uranium yang Diperkaya untuk Mengakhiri Perang
-
SIAL Interfood 2026 Balik Lagi ke Jakarta, Jadi Pintu Masuk Produk F&B RI ke Pasar Global
-
Mensos Berharap Seleksi Sekolah Rakyat Tanpa Titipan
-
Gelar Bursa Kerja, Pemkot Bandung Sediakan 3.528 Lowongan Kerja
-
Demi Keselamatan, Kementerian Perhubungan Menutup 172 Perlintasan Sebidang
-
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Ingatkan Data dan Prediksi BMKG Harus Jadi Acuan Mitigasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.