Polres Sebut Puluhan WNA yang Terdampar di Pantai Keusikurug Sukabumi Tidak Memiliki Paspor
Senin, 01 Jul 2024, 00:01 WIBSukabumi - Polres Sukabumi mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan dan pendataan yang dilakukan oleh jajarannyaseluruh warga negara asing (WNA) yang ditemukan terdampar di Pantai Keusikurug, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat tidak memiliki paspor.
"Personel kami meminta kepada seluruh WNA tersebut untuk menunjukkan kelengkapan administrasi keimigrasian seperti paspor, namun tidak ada satupun dari mereka yang bisa menunjukkan paspor maupun kelengkapan keimigrasian lainnya," kata Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Aah Saepulrohman di Sukabumi, Minggu.
Menurut Aah, dari 28 WNA yang diamankan petugas gabungan dari unsur Polri dan TNI tersebut 23 orang berkebangsaan Bangladesh, empat orang berasal dari China yang awalnya disinyalir asal Thailand dan satu orang dari India.
Adapun nama-nama WNA asal Bangladesh Mohammad Maruf Hasan (26), MD Sayful Islam (36), MD Mustafijur Rohoman (28), Rahim Miahm (29), Sazu (29), Tusar Imran (26), Tuhhun Hasen (26), Kabin (31), Ramgan (27), Jahirul Islam (26), Robel Sahkan (37).
Kemudian, Monu Sankan (38), Jul Haque (36), Faruk (37), Nazir Hassen (38), Milion Hasen (30), MD Mokhasah Rahman (31), Arafat Hossaen (34), Raju Ahmed (41), Abu Musa (44), Kalu (38), Sohel (29) dan Imhar Rari (26).
Selanjutnya nama WNA China Guo Tim Xian (53), Yu Li Bo (30), Lin Wen Le (39), Wu Xiao Le (41) dan satu WNA India diketahui bernama Rubek Gazi (25). Selain mengamankan puluhan WNA, petugas gabungan juga mengamankan WNI yang bernama Dahlan asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dan M Agus asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang merupakan tekong atau juru mudi kapal.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Sukabumi untuk penanganan lebih lanjut. Diduga puluhan WNA itu merupakan imigran gelap, namun untuk negara yang menjadi tujuan mereka belum diketahui.
Sebelumnya, petugas gabungan mengamankan 28 WNA dan dua WNI di Pantai Keusikurug, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (29/6).
Mereka tiba di perairan laut selatan Kabupaten Sukabumi karena kapal motor yang ditumpanginya mengalami masalah sehingga terpaksa harus bersandar di wilayah pantai Sukabumi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Baptiste Hentikan Dominasi Sabalenka
-
Polri Pindahkan 321 WNA Jaringan Judi Online ke Sejumlah Kantor Imigrasi
-
Pertama di Asia Tenggara! RI Punya Lab Uji Cesium Buat Ekspor Udang ke AS
-
Wisatawan Tiongkok Catat Pertumbuhan Minat Tertinggi ke Indonesia pada Semester I 2026
-
10.000 Siswa Madrasah Aliyah Swasta di Banten Dapat Program Sekolah Gratis
-
Last Minute Berkurban? Cek Pilihan Layanan Online yang Aman dan Praktis
-
Cianjur Siap Menjadi Produsen Briket, Usai Terima Bantuan Peralatan Pengolah Sampah Jadi Briket
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.