Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelaku UMKM di Purwakarta Keluhkan Perkembangan Digitalisasi

📅 Sabtu, 22 Jun 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelaku UMKM di Purwakarta Keluhkan Perkembangan Digitalisasi Doc: ANTARA/Ali Khumaini
Ket. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat dialog interaktif bersama para pelaku UMKM di Purwakarta.

Purwakarta - Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengeluhkan perkembangan digitalisasi yang belum sepenuhnya mendukung keberadaan UMKM.

"Saat ini kami dari UMKM tengah dihadapkan dengan era digital yang semakin berkembang," kata Ikhsan, salah seorang pelaku UMKM saat dialog interaktif bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Purwakarta, Jumat.

Ia menyampaikan, dukungan digitalisasi bagi pelaku UMKM saat ini masih belum memadai. Ada banyak kendala yang dialami pelaku UMKM dalam upaya menuju digitalisasi, di antaranya ialah mengenai persaingan dagang dengan produk China yang jauh lebih murah di e-commerce.

"Kemudian permasalahan ekspedisi yang masih belum bisa menembus hingga ke pelosok," katanya.

Satu sisi, kata dia, pelaku UMKM dituntut untuk menyesuaikan perkembangan zaman yang saat ini memasuki era digital. Namun pelaku UMKM di pelosok desa kini dihadapkan dengan kesulitan mengirim barang, karena ekspedisi umumnya belum bisa menembus hingga ke pelosok.

"Jadi bagi kami dari pelaku UMKM yang berada di pelosok mengalami kesulitan untuk mengirimkan barang-barang jika memasarkan produk melalui online," katanya.

Para pelaku UMKM lainnya di Purwakarta berharap agar pemerintah bisa mendorong agar produk UMKM masuk ke ritel modern, sekaligus mengurangi retur atau pengembalian produk UMKM yang rusak.

Selain itu mereka juga meminta agar produk UMKM bisa lebih ditonjolkan lagi di etalase-etalase ritel modern.

Merespons aspirasi itu, Mendag mengatakan bahwa pihaknya sudah berusaha agar ritel modern bisa menampung UMKM. Hanya saja untuk kendala retur yang tinggi karena produk UMKM yang rusak di perjalanan dan/atau sebagainya, Mendag berencana mengusulkan kepada ritel modern untuk bisa menyerap langsung produk UMKM dari lokasi asalnya, bukan lagi dikirim ke gudang pusat yang berada di Jakarta dulu baru dikirim ke ritel modern di daerah-daerah.

Terkait dengan isu digitalisasi, Mendag berjanji akan melakukan pelatihan dengan menghadirkan langsung perwakilan dari pelaku bisnis e-commerce.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

24 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.