Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNICEF Soroti Peran Keluarga dan Lingkungan yang Melindungi Anak

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
UNICEF Soroti Peran Keluarga dan Lingkungan yang Melindungi Anak Doc: ANTARA/Anita Permata Dewi
Ket. Spesialis Perlindungan Anak UNICEF Indonesia Astrid Gonzaga Dionisio dalam diskusi bertajuk "Perlindungan Anak dalam Ruang Digital", di Jakarta, Rabu (19/6/2024).

Jakarta - Spesialis Perlindungan Anak UNICEF Indonesia Astrid Gonzaga Dionisio menilai pentingnya peran keluarga dan lingkungan yang melindungi anak dari kemungkinan kekerasan terhadap anak yang bisa terjadi.

"Pentingnya lingkungan yang melindungi, lingkungan yang aman bagi anak-anak dan siapa itu? Itu adalah orang-orang terdekat dengan anak-anak, yakni keluarga, bapak, ibu tentunya, yang mengasuh anak-anak, dan juga teman-teman si anak," kata Astrid Gonzaga Dionisio di Jakarta, Rabu.

Dia menyoroti keberadaan lingkungan sekitar yang bisa menjadi pihak yang melindungi anak, ataupun bisa juga menjadi pelaku kekerasan terhadap anak.

"Temannya,peergroup-nya juga bisa menjadi protektif tapi mungkin juga bisa menjadi faktor risiko," katanya.

Sementara Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat selama 2022 ada sebanyak 4.683 kasus anak yang terdiri atas perlindungan khusus anak ada 2.133 kasus, dan didominasi oleh kasus kekerasan seksual.

Kemudian yang terkategori pemenuhan hak anak ada 190 kasus, yaitu masalah pengasuhan, pendidikan, maupun anak yang tidak bisa bertemu orang tuanya dan sebagainya.

Sedangkan pada 2023, ada 3.877 kasus yang terdiri atas perlindungan khusus anak 1.866 kasus, dan yang tertinggi kekerasan seksual dan kekerasan fisik, kekerasan psikis lainnya, kemudian yang terkategori perlindungan atau pemenuhan hak anak ada 2.011 kasus.

"Dari segi angka, kelihatannya menurun, tetapi dari segi kualitas kejahatan yang dialami oleh anak itu semakin memprihatinkan. Misalnya kasus kekerasan seksual di kalangan anak meningkat dan bukan cuma itu karena pelakunya itu sendiri kebanyakan adalah orang dekat," kata Anggota KPAI Sub Klaster Anak Korban Pornografi/Cybercrime, Kawiyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.