RI dan Korsel Kerja Sama Peningkatan SDM Teknologi Kelautan
Sabtu, 15 Jun 2024, 00:01 WIBJAKARTA - Indonesia dan Korea Selatan meluncurkan proyek kerja samaOfficial Development Assistance(ODA) Korea-Indonesia Integrated Ocean and Technology Training Center(KIOTEC) sebagai wujud nyata peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang sains dan teknologi kelautan.
Menurut keterangan tertulis Korea-IndonesiaMarine Technology Cooperation Research Center(MTCRC) yang diterima di Jakarta, Jumat (14/6), proyek itu berjudul Establishment of the Integrated Ocean Fisheries Technology Training Center and Enhancing Capacity Building in Indonesia.
Seperti dikutip dari Antara, Indonesia menandatangani proyek kerja sama itu pada 12 Juni 2024 di Busan, Korea Selatan, diwakili oleh Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Sementara itu, Korea Selatan diwakili oleh Kementerian Samudera dan Perikanan (MOF), Institut Sains dan Teknologi Kelautan Korea (KIOST) dan Korea-Indonesia MTCRC.
Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves, Firman Hidayat, menyambut baik inisiasi proyek ODA KIOTEC dan berharap proyek tersebut akan memberikan solusi baru untuk tantangan dan mendayagunakan potensi laut Indonesia secara maksimal.
Dia mengatakan bahwa Indonesia perlu meningkatkan kapasitas SDM di sektor kelautan dan perikanan karena kontribusi produksi domestik bruto (PDB) maritim Indonesia hanya mencapai 7-8 persen untuk negara maritim dengan populasi keempat terbesar di dunia.
Sementara itu, Direktur Korea-Indonesia MTCRC Ivonne M. Radjawane berharap proyek tersebut akan membuka pencapaian yang signifikan dan menumbuhkan semangat kerja sama yang akan bermanfaat untuk Indonesia dan Korea.
"Kami berharap kerja sama ini akan menghasilkan perkembangan yang signifikan dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi peningkatan sumber daya manusia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan," kata Ivonne.
Proyek ODA KIOTEC merupakan salah satu inisiatif penting di bawah payung Korea Ocean ODA yang bertujuan meningkatkan kapasitas SDM di Indonesia, khususnya di sektor maritim, dengan mendorong pendekatan sinergis terhadap pelatihan, penelitian dan kerja sama internasional.
Korea-Indonesia MTCRC sebagai badan pelaksana akan mendirikan pusat pendidikan dan pelatihan maritim yang terintegrasi serta mengembangkan dan menyelenggarakan program peningkatan kapasitas SDM Indonesia dalam bentuk program pendidikan magister, doktoral, pengiriman tenaga ahli, kursus dan pelatihan singkat.
Korea-Indonesia MTCRC merupakan pusat penelitian bersama antar pemerintah di bidang ilmu dan teknologi kelautan antara Korea dan Indonesia yang didirikan pada 14 September 2018 di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) di Cirebon.
MTCRC dioperasikan oleh KIOST dan ITB, dan memiliki fungsi utama antara lain sebagai platform kerja sama, penelitian bersama dan peningkatan kapasitas untuk memperkuat dan mempromosikan kerja sama praktis antara kedua negara.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perpusnas Dapat Hibah Ratusan Buku Berbahasa Korea dari KCCI dan Kedubes Korea Selatan
-
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Begal Terbanyak di Wilayah Penyangga dan Jakbar
-
Green Financing Dibuka! Proyek Hijau RI Kini Gampang Dapat Modal, ESG-IN Gandeng IDCTA
-
Russia Gencarkan Ambisi Penerbangan: 644 Pesawat Baru Siap Perkuat Armada
-
Festival Humanoid Kota Tua 2026
-
Wali Kota Bandung: Camat dan Lurah Harus Jadi Pemimpin yang Hadir di Tengah Warga
-
Makassar Jadi Tuan Rumah Pertemuan Akademisi Kelautan Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.