Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Longsor kecil dan Hujan Hadang Pencarian Satu Korban

📅 Senin, 10 Jun 2024, 15:26 WIB | Oleh:
Longsor kecil dan Hujan Hadang Pencarian Satu Korban Doc: ANTARA/HO-Basarnas Jember
Ket. Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban longsor di Desa/Kecamatan Pronojiwo, pada Minggu (9/6).

Lumajang, Jawa Timur -- Satu dari empat korban yang tertimbun longsor di Desa Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur belum ditemukan hingga hari keenam operasi SAR dilakukan.

"Korban atas nama Junaedi masih belum ditemukan. Pencarian tim SAR hari ini masih nihil," kata Koordinator Tim SAR dari Basarnas Jember Rudi Prahara saat dihubungi per telepon di Lumajang, Minggu malam.

Menurutnya puluhan personel yang terlibat dalam Tim SAR gabungan sudah berusaha maksimal untuk melakukan pencarian di lokasi longsor, namun masih belum membuahkan hasil.

"Hari ini kami melakukan pencarian bersama keluarga korban tapi hasilnya masih nihil. Mudah-mudahan bisa segera ditemukan," tuturnya.

Ia menjelaskan pencarian sementara dihentikan pada siang jelang sore hari karena ada longsor kecil dan turun hujan gerimis, sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan bagi Tim SAR gabungan.

"Seluruh personel Tim SAR saya tarik mundur karena khawatir ada longsor susulan, sehingga operasi SAR dihentikan sementara pada Minggu sore," katanya.

Rudi mengakui ada beberapa kendala dalam melakukan pencarian korban karena lokasi longsoran berada di bawah tebing dan kondisi tebing tersebut rawan longsor susulan, sehingga Tim SAR gabungan harus ekstra hati-hati dalam melakukan pencarian dengan memprioritaskan keselamatan petugas.

"Selain itu, tumpukan material longsor yang cukup tebal dan tidak sedikit juga menjadi salah satu kendala untuk menemukan korban yang tertimbun longsor," ujarnya.

Dalam proses pencarian korban longsor juga dikerahkan dua anjing pelacak K9 Polres Lumajang untuk membantu Tim SAR gabungan, sehingga diharapkan satu korban Junaedi bisa segera ditemukan dalam kondisi apapun.

Sebelumnya tebing yang longsor menimpa empat orang penambang pasir di Dusun Supit, Desa/Kecamatan Pronojiwo tepatnya berada di aliran lahar Gunung Semeru yang bersebelahan dengan kawasan Perhutani petak 4 pada Selasa (4/6) pukul 11.30 WIB.

Empat orang tertimbun material tanah longsor tersebut yakni yakni Junaedi (26) warga Kabupaten Malang, Dwi Suprapto (35) warga Desa/Kecamatan Pronojiwo, Kusnadi (40) warga Desa/Kecamatan Pronojiwo, dan Rohim warga Desa Sidomulyo-Kecamatan Pronojiwo.

Tiga korban longsor yang sudah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa yakni Kusnadi (40) ditemukan lebih dulu pada Selasa (4/6) sore, kemudian pada Rabu (5/6) ditemukan Dwi Suprapto dan pada Kamis (6/6) ditemukan korban Rohim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Bekasi Gelar Operasi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.