Thailand Sedang Jajaki untuk Diversivikasi Sumber Energi

Selasa, 04 Jun 2024, 01:41 WIB

Bangkok - Thailand menjajaki teknologi reaktor nuklir modular kecil, seiring upaya negara Asia Tenggara tersebut mendiversifikasi bauran energidi tengah berkurangnya cadangan gas alam yang menghasilkan sebagian besar energinya.

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin pada acara Kamar Dagang Amerika baru-baru ini menjelaskan tujuan transisi ramah lingkungan di negaranya sebagai salah satu tujuan paling ambisius di kawasan tersebut.

Ia juga mengatakan pihaknya memiliki peta jalan yang komprehensif untuk mencapai 50 persen produksi energi terbarukan pada 2040.

Di samping solusi penyimpanan hidrogen dan baterai yang ramah lingkungan, Thailand juga mempertimbangkan pembangkit listrik reaktor modular kecil (SMR) untuk menjadikan proses produksi lebih ramah lingkungan, kata dia.

Berdasarkan Badan Energi Atom Internasional, SMR adalah reaktor nuklir canggih dengan kapasitas menghasilkan sekitar sepertiga listrik yang dihasilkan oleh reaktor tenaga nuklir tradisional.

Berdasarkan rencana pengembangan listrik sebelumnya, pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Thailand dijadwalkan beroperasi pada tahun 2020, tetapi proyek tersebut ditunda setelah kecelakaan nuklir Fukushima di Jepang pada tahun 2011.

Asia Tenggara saat ini tidak memiliki reaktor nuklir yang beroperasi, meskipun beberapa negara di kawasan tersebut berupaya mengembangkan proyek nuklir sipil, termasuk melalui teknologi SMR.

Thailand sangat bergantung pada gas alam untuk kebutuhan tenaga listriknya, dimana bahan bakar tersebut menyumbang dua pertiga dari pembangkitan listriknya.

Negara tersebut telah meningkatkan impor gas alam cair (LNG) dalam beberapa tahun terakhir, akibat menurunnya cadangan domestik.

Selama 2018-2037, Thailand menargetkan memenuhi 53 persen kebutuhan energi dari gas alam, 36 persen dari sumber terbarukan, serta 11 persen dari batu bara dan bahan bakar fosil lainnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.