Pemerintah Harus Tanggap Tangani Lonjakan Harga Pangan Dunia
📅 Rabu, 29 Mei 2024, 00:50 WIB | Oleh: Tim RedaksiKebijakan Reaksioner
Sementara itu, peneliti ekonomi Celios, Nailul Huda, mengatakan pemerintah tidak menyikapi kenaikan harga pangan global dengan memacu peningkatan produksi dalam negeri, tetapi menunggu harga naik baru bertindak membantu rakyat sebagai konsumen.
"Kebijakan kita adalah kebijakan reaksioner, bukan preventif. Ini yang harus diubah," tegas Huda.
"Paling mudah dalam kebijakan ini, ya impor. Seharusnya kebijakan preventif seperti membeli gabah dengan harga tinggi sehingga stok Bulog melimpah, petani pun terpacu untuk berproduktivitas lebih tinggi," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, mengatakan harga pangan dunia sulit dikontrol sehingga antisipasinya hanya dengan swasembada pangan. "Masalahnya sekarang, komitmen swasembada pangan itu lemah," kata Esther.
Secara terpisah, Wakil Rektor Tiga, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, mengatakan kritik adanya pencari rente dari permainan impor pangan yang merugikan rakyat harus diperhatikan pemerintah dan menghentikan praktik tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!