Beatrice Chebet Pecahkan Rekor Dunia Lari 10.000 M

Senin, 27 Mei 2024, 07:07 WIB

EUGENE - Pelari Kenya Beatrice Chebet memecahkan rekor dunia lari 10.000m putri dengan kemenangan dengan catatan waktu waktu 28 menit 54,14 detik dalam ajang atletik Prefontaine Classic Diamond League di Eugene, Oregon, Minggu (26/5).

Atlet berusia 24 tahun, peraih medali emas kejuaraan dunia dua kali di nomor 5.000m dan juara dunia lintas alam, memecahkan rekor 29:01.03 yang dibuat oleh Letesenbet Gidey dari Etiopia di Hengelo tanggal 8 Juni 2021.

Ket. Foto: Beatrice Chebet — Sumber: KARIM JAAFAR / AFP

Kemenangan Chebet dalam perlombaan yang ditetapkan sebagai kualifikasi Kenya menuju Olimpiade segera menjadikannya sebagai favorit peraih medali emas di Paris bulan Agustus mendatang.

Chebet, yang dua kali menjadi juara dunia, mengatakan bahwa dia tidak memikirkan rekor tersebut. Namun dia menyadari akan ada tantangan dari atlet Ethiopia, Gudaf Tsegay untuk memecahkan rekor dunia tersebut.

Dia membayangi Tsegay hampir sepanjang perlombaan, memimpin dengan gerakan akhir yang sempurna dan melaju dengan mudah menuju garis finis. Chebet mengatakan dia sekarang akan menargetkan dua gelar juara di nomor lari 5.000m dan 10.000m di Paris.

"Bagi saya, saya senang, bisa menjadi yang pertama kali di tim Olimpiade," ujarnya. "Dengan kesehatan yang baik, saya paham akan meraih medali di Olimpiade," sambungnya.

Di perlombaan lain, juara dunia Sha'Carri Richardson memenangkan nomor bergengsi lari 100 m putri pertamanya di tahun 2024. Dia mencatatkan waktu 10,83 detik. Richardson memenangkan gelar juara dunia bulan Agustus tahun lalu dengan catatan waktu terbaiknya 10,65 detik, tapi kali ini tampil lebih lamban.

Namun dia mengisyaratkan niatnya untuk mengikuti uji coba tim AS menuju Olimpiade yang berlangsung bulan depan. Hasil kali ini membuat Ricahrdson mencatatkan waktu tercepat kedua tahun ini di belakang catatan waktu pelari AS lainnya Jacious Sears 10,77 bulan April lalu dan menjadi yang teratas di antara atlet peraih medali emas Olimpiade Tokyo dari Jamaika, Elain Thompson-Herah, yang finis di posisi terakhir dengan catatan waktu 11.30. ben/AFP/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.