Gubernur Kalsel Tegaskan Masyarakat Kunci Utama Pencegahan Karhutla

Rabu, 08 Mei 2024, 22:30 WIB

Banjarbaru - Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor menyebutkan masyarakat memiliki peran strategis sebagai kunci utama pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) guna menghadapi perubahan iklim saat memasuki musim kemarau dalam waktu dekat.

"Masyarakat yang tinggal di daerah rawan karhutla lebih mengetahui kondisi wilayahnya terhadap ancaman bencana yang terjadi," kata Sahbirin usai memimpin apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2024 di Kota Banjarbaru, Rabu.

Ia menekankan, pemerintah kabupaten/kota harus mengambil peran bersinergi dengan masyarakat di daerah yang rawan terjadi karhutla, karena keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam setiap tahapan penanggulangan baik pada fase pra-bencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana.

"Karena itu, saya meminta masyarakat bersama pihak berwenang yang tinggal di daerah rawan bencana dapat menjadi pelaku utama dalam penanggulangan bencana, khususnya karhutla," tutur Sahbirin.

Menurut dia, dalam membangun kesiapsiagaan penanggulangan bencana harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Dan keluarga merupakan unit terkecil dalam lingkungan masyarakat, sehingga perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan kebencanaan.

Sahbirin menjelaskan, jika kelompok terkecil dibekali kesiapsiagaan bencana yang baik, maka secara umum masyarakat luas memiliki pemahaman dalam melakukan tindakan pencegahan dan penanggulangan bencana.

Karena itu, dia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar memasifkan sosialisasi kepada masyarakat untuk memperluas jangkauan penanggulangan bencana khususnya di daerah yang rawan terjadi karhutla.

Ia juga memerintahkan instansi terkait untuk memastikan seluruh sumber daya siapa untuk dikerahkan pada saat terjadi darurat bencana karhutla yang dapat mempengaruhi kondisi kehidupan masyarakat.

"Kita tidak boleh lengah, harus siap siaga menghadapi segala risiko yang kemungkinan terjadi," ujar Sahbirin.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui aplikasi SiPongi, pada Juni-November 2023, karhutla telah melahap ratusan ribu hektare lahan dan hutan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Bahkan juga terjadi di lima provinsi lain yang juga menjadi prioritas penanggulangan, yakni di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.