Beli Rokok Pakai Uang Palsu, Pria di Serang Ditangkap Polisi
Senin, 06 Mei 2024, 11:03 WIBSERANG - Polres Serang, Banten, melakukan pendalaman dugaan peredaran uang palsu oleh PH (20), warga Kelurahan Baturaja, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, di Serang, Banten, Senin (6/5), mengatakan petugas menyita barang bukti dari tangan PH berupa 23 lembar uang palsu dengan pecahan Rp100 ribu.
"Tersangka PH ditangkappada Sabtu (4/5) sekitar pukul 03.00 WIB, oleh pemilik warung Madura di Kampung Kopo Ciomas, Desa Mekarbaru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang," katanya.
Awalnya, pelaku membelanjakan pecahan Rp100 ribu untuk membeli sebungkus rokok dan teh gelas bersama rekannya di warung Madura.
Setelah menerima uang pengembalian sebesar Rp70 ribu, pelaku pergi meninggalkan warung Madura, namun belum jauh berjalan, pelaku ditangkap pemilik warung karena uang yang dibelanjakan palsu.
"Setelah pemilik warung mengamankan pelaku, kemudian melaporkan kasus uang palsu tersebut ke Mapolsek Kopo," katanya.
Setelah mendapat laporan, petugas Polsek Kopo segera datang ke lokasi. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan 19 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu lainnya dari saku celana PH, sedangkan tiga lembar pecahan yang sama ada di saku temannya.
"Bersama barang buktinya, PH dan rekannya diamankan ke Mapolsek Kopo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Kopo AKP Satibi menambahkan dari hasil pemeriksaan tersangka PH mengaku mendapat uang palsu tersebut dari seseorang yang membeli handphone secara cash on delivery (COD) dan dirinya tidak mengetahui jika uang tersebut palsu.
"Tersangka PH kemudian mengajak rekannya pergi membelanjakan uang tersebut. Jadi, tersangka PH baru membelanjakannya di warung Madura," katanya.
Dikatakan Kapolsek, rekan PH yang berinisial FH masih berstatus sebagai saksi karena tidak mengetahui jika uang pemberian PH adalah uang palsu.
"Tersangka PH membenarkan rekannya tidak mengetahui jika uang yang diberikan palsu. Oleh karenanya FH masih berstatus sebagai saksi, tapi masih kami dalami," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sawah terdampak kekeringan di Banten
-
Dibantai di Set Pertama, Ini Rahasia Gila Timnas Voli Indonesia Gulung Qatar
-
Pembersihan Sampah Muara Angke Capai 90 Persen, Target Rampung 6 Juni
-
KAI Semarang Catat Lonjakan Penumpang 10,18 Persen, Minat Naik Kereta Terus Menguat
-
Sambut HUT ke-499 Jakarta, Walikota Jaktim Munjirin Ziarah ke Makam Pangeran Jayakarta
-
Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga, 4 Jembatan Gantung Dibangun di Banten Tahun 2026
-
Halte Transjakarta Manggarai Ditutup Mulai 6 Mei 2026 Imbas Proyek LRT Jakarta
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.