Junta Larang Kaum Pria Kerja di Luar Negeri

Sabtu, 04 Mei 2024, 02:45 WIB

YANGON - Junta Myanmar telah menangguhkan penerbitan izin bagi kaum laki-laki untuk bekerja di luar negeri. Larangan itu diumumkan beberapa pekan setelah junta memperkenalkanundang-undang wajib militeryang menyebabkan ribuan orang berusaha meninggalkan negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting oleh tim informasi junta pada Kamis (2/5), Kementerian Tenaga Kerja Myanmar mengatakan pihaknya telah menangguhkan sementara penerimaan lamaran dari laki-laki yang ingin bekerja di luar negeri.

Ket. Foto: Larangan Junta | Sejumlah warga Myanmar antre di luar Kedubes Thailand di Yangon untuk mendapatkan visa pada pertengahan Februari lalu. Pada Kamis (2/5) junta yang berkuasa di Myanmar mengeluarkan larangan bagi kaum pria untuk kerja di luar negeri. — Sumber: AFP

"Tindakan tersebut dilakukan untuk mengambil lebih banyak waktu untuk memverifikasi proses keberangkatan dan masalah lainnya," kata kementerian itu tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Negara di Asia tenggara ini berada dalam kekacauan sejak militer merebut kekuasaan pada tahun 2021, sehingga memicu oposisi bersenjata besar-besaran yang gagal ditumpas.

Pada bulan Februari, junta mengatakan mereka akan menegakkan undang-undang yang mengizinkan mereka memanggil semua pria berusia 18 hingga 35 tahun dan perempuan berusia 18 hingga 27 tahun untuk bertugas di militer setidaknya selama dua tahun.

Penculikan Nelayan Bangladesh

Sementara itu dilaporkan bahwa kelompok pemberontak Myanmar, Tentara Arakan, diduga menculik 10 nelayan Bangladesh dari perbatasan tenggara Ukhiya dengan Myanmar.

"Para nelayan diculik dari Persatuan Palangkhali (dewan desa) di Subdistrik Ukhiya ketika mereka sedang memancing di saluran lintas batas Sungai Naf di perbatasan," kata ketua dewan desa, M Gafuruddin Chowdhury, kepada kantor beritaAnadolupada Kamis (2/5).

"Tentara Arakan menguasai wilayah perbatasan tersebut setelah berhasil menguasai polisi perbatasan Myanmar, yang melarikan diri ke Bangladesh," ujar seorang pejabat Persatuan Palangkhali, menambahkan.

Pembicaraan dengan pemberontak terus dilakukan untuk menyelamatkan para korban Bangladesh.
"Sejak penculikan terjadi di daerah perbatasan, hal ini dilaporkan ke pasukan perbatasan Bangladesh dan (aparat) tingkat tertinggi untuk menyelamatkan mereka," kata pejabat itu.

Sebelumnya, Bangladesh memulangkan 618 tentara Myanmar dan pejabat lainnya yang melintasi perbatasan untuk mencari perlindungan di negara tetangga, di tengah konflik antara militer Myanmar dan kelompok pemberontak di negara yang dikuasai junta tersebut.

Polisi perbatasan Myanmar mulai melarikan diri ke Bangladesh pada Februari lalu ketika konflik meningkat antara pasukan junta dan Tentara Arakan serta kelompok pemberontak lainnya di negara Asia tenggara itu.

Konflik juga telah mendorong Muslim Rohingya yang teraniaya untuk mencoba menyeberang ke Distrik Cox's Bazar di Bangladesh, tempat sekitar 1,2 juta pengungsi Rohingya mengungsi sejak melarikan diri dari tindakan keras pasukan keamanan Myanmar pada Agustus 2017. AFP/Ant/Anadolu/And

Redaktur: andes

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.