'Los Blancos' Percaya Diri Jelang Derbi Madrid

Kamis, 17 Sep 2026, 07:09 WIB

MADRID – Real Madrid mendapat suntikan kepercayaan diri jelang derbi kontra Atlético Madrid. Los Blancos secara susah payah menundukkan Elche 3-2 di Stadion Martínez Valero, Rabu (16/9) dini hari WIB, setelah sempat menyia-nyiakan keunggulan dua gol. Carlos Espi tampil sebagai penyelamat lewat gol pada menit ke-91 yang menjaga Madrid tetap berada di puncak La Liga bersama Barcelona.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting sebelum Madrid bertandang ke markas Atlético di Metropolitano. José Mourinho bahkan mulai mempersiapkan Aurélien Tchouaméni untuk pertandingan yang diprediksi menjadi ujian lebih berat.

Ket. Foto: Penyerang Real Madrid asal Spanyol bernomor punggung 19, Carlos Espi Escrihuela, merayakan gol ketiga timnya dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Elche CF dan Real Madrid CF di Stadion Martinez Valero, Elche, pada 15 September 2026. — Sumber: JOSE JORDAN / AFP

Tchouaméni terus meningkatkan kebugarannya setelah mengalami cedera otot. Setelah tampil 11 menit melawan Inter dan 21 menit ketika menghadapi Rayo Vallecano, gelandang Prancis itu kembali mendapat kesempatan bermain. Mourinho berencana menambah menit bermainnya secara bertahap, dengan target membuat sang pemain siap tampil lebih lama dalam derbi.

“Dia akan mendapat lebih banyak menit, tanpa diragukan lagi. Dia semakin baik setiap pertandingan, semakin kuat dan percaya diri. Dia pasti bermain, tetapi saya tidak akan mengatakan berapa menit,” ujar Mourinho.

Tchouaméni baru mengumpulkan 32 menit bermain musim ini setelah absen dalam empat laga awal La Liga. Madrid tidak ingin mengambil risiko dengan mempercepat pemulihannya. Namun, jika perkembangannya terus positif, peluang Tchouaméni tampil sejak awal melawan Atlético mulai terbuka.

Kehadirannya dinilai penting untuk memberikan keseimbangan di lini tengah sekaligus melindungi pertahanan. Mourinho membutuhkan kemampuan gelandang Prancis itu untuk menjaga organisasi permainan, terutama menghadapi laga dengan intensitas tinggi seperti derby.

Mourinho juga menyinggung kemungkinan Tchouaméni dipanggil tim nasional Prancis pada jeda internasional berikutnya. Menurut dia, pemanggilan harus disertai pengaturan menit bermain secara hati-hati. “Jika dia pergi ke tim nasional, biarlah untuk membantu, tetapi jangan sampai merugikan masa depannya sebagai pemain,” ujar Mourinho.

Di Elche, Madrid sempat tampil meyakinkan. Arda Güler membawa tim tamu unggul melalui tendangan bebas yang membentur tiang sebelum bola mengenai kiper Matías Dituro dan masuk ke gawang. Delapan menit kemudian, Yan Diomande mencatat assist pertamanya untuk Madrid dengan mengirim umpan yang diselesaikan Kylian Mbappé. Itu menjadi gol kedelapan Mbappé musim ini di semua kompetisi.

Namun, keunggulan 2-0 berubah menjadi ketegangan. Abiel Osorio memperkecil ketertinggalan melalui sundulan, sebelum Nino menyamakan kedudukan pada menit ke-83. Madrid pun terancam kehilangan dua poin.

Mourinho kemudian memasukkan Espi dan Endrick untuk mencari gol kemenangan. Keputusan itu berbuah manis. Pada menit ke-91, Mbappé mengirim bola ke tiang jauh dan Espi menyambarnya untuk memastikan kemenangan 3-2.

Espi kembali menjadi pahlawan setelah sebelumnya juga mencetak gol penentu ketika Madrid menghadapi Espanyol pada pertandingan pembuka musim. Meski belum pernah menjadi starter, dua golnya sejauh ini sama-sama sangat menentukan. “Dia masuk dengan motivasi besar, tetapi di depannya ada pemain yang bukan pemain biasa,” kata Mourinho, merujuk kepada Mbappé.

Mourinho mengakui Madrid seharusnya mampu menutup pertandingan lebih awal. “Ada pertandingan yang sepertinya sudah selesai, tetapi tidak kami tuntaskan. Setelah itu, pertandingan yang mudah berubah menjadi tidak terkendali,” ujarnya. Madrid kini mengoleksi lima kemenangan dari enam pertandingan dan sejajar dengan Barcelona di puncak klasemen. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.