Gerak Cepat, Pemkab Ciamis Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa yang Mengungsi
Selasa, 30 Apr 2024, 00:05 WIBCiamis - Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menyalurkan bantuan logistik kepada korban gempa bumi magnitudo 6,2 di daerah itu, Sabtu (27/4), yang mengungsi ke tempat aman karena kondisi rumah rusak dan trauma.
"Ya, semua pengungsi diberi logistik kedaruratan, yaitu sembako, selimut, dan matras," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Memet Hikmat saat dihubungi melalui telepon seluler di Ciamis, Senin.
Setelah gempa bumi itu, Pemkab Ciamis melakukan inventarisasi daerah-daerah terdampak bencana tersebut.
Laporan sementara, kata dia, gempa bumi tersebut telah menyebabkan 47 rumah rusak ringan, 11 rumah rusak sedang, dan satu rumah rusak berat. Kerusakan juga terjadi di fasilitas pendidikan dan tempat kegiatan usaha.
Jumlah masyarakat terdampak bencana 99 kepala keluarga atau 338 jiwa tersebar di 37 desa di 16 kecamatan, sedangkan mereka yang mengungsi empat kepala keluarga atau 14 jiwa. Mereka mengungsi ke tetangga atau keluarga terdekat yang relatif aman dari kemungkinan gempa susulan.
Tercatat korban gempa yang mengungsi, masing-masing satu KKdi Dusun Kertajaga, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Desa Penyingkiran, Kecamatan Ciamis, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, dan Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar.
Penjabat Bupati Ciamis Engkus Sutisna menyerahkan bantuan, meninjau kondisi mereka, dan menyampaikan turut prihatin atas dampak bencana itu.
Ia mengimbau masyarakat selalu meningkatkan kesadaran terkait dengan mitigasi bencana alam dengan tidak panik apabila terjadi gempa.
Saat terjadi gempa, katanya, hal yang dapat dilakukan, salah satunya dengan mengevakuasi diri ke tempat luas atau berlindung di bawah meja.
"Atas nama pemerintah saya turut prihatin, ini adalah cobaan karena kita tidak tahu kapan musibah akan datang," katanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan gempa bumi bermagnitudo 6,2 terjadi pada Sabtu (27/4) tengah malam dengan pusat gempa di laut 151 km barat daya Kabupaten Garut dengan kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami.
Guncangan gempa itu tidak hanya dirasakan di Garut, tetapi juga daerah lainnya, seperti Kabupaten Tasikmalaya, Bandung, Pangandaran, dan Ciamis.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Berburu kerang remis di Pantai cacalan
-
BEI Bocorkan Dua Emiten Besar Siap Masuk Bursa di Awal 2026
-
KKP Dorong Ipmapheri Perluas Pasar Hasil Perikanan
-
Carlos Alcaraz Juara Australian Open 2026 Usai Hancurkan Ambisi Djokovic
-
Masuk Hari Kedua, Tim SAR Perluas Upaya Pencarian Dzikri Maulana yang Hilang di Gunung Ijen
-
Gizi Seimbang Sangat Penting bagi Anak. Orangtua Menjadi Kunci Pelaksanaan
-
Bupati Lumajang Indah Amperawati Perpanjang Status Darurat Erupsi Semeru hingga 2 Desember 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.