Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IKN Jadi Kota Berketahanan Iklim

📅 Jumat, 26 Apr 2024, 03:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
IKN Jadi Kota Berketahanan Iklim Doc: antara

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkenalkan IKN sebagai kota berketahanan iklim pada sejumlah investor sosial di dunia saat konferensi global Asian Venture Philanthropy Network (APVN) 2024 yang diadakan di Abu Dhabi 22-25 April 2024.

"Kebijakan dan inisiatif Otorita IKN dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan, inklusif, cerdas, dan berketahanan iklim," kata Deputi Bidang LingkunganHidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Myrna Safitr dalam Climate Pathfinder Workshop yang merupakan pra-event konferensi APVN di Abu Dhabi, Kamis.

Myrna menerangkan konferensi global AVPN merupakan ajang pertemuan berbagai filantropis, investor sosial, dan pembuat kebijakan terkemuka dunia untuk mengumumkan aliansi baru, meluncurkan potensi pendanaan baru.

"Dan membentuk kemitraan strategis untuk membantu negara-negara Asia mengatasi kekurangan pendanaan dalam memenuhi Sustainable Development Goals (SDGs)," ujar Myrna dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (25/4).

Dia menyebutkan lebih dari 600 organisasi/perusahaan anggota yang tersebar di 33 negara, AVPN memegang peran penting dalam menghubungkan pemimpin negara-negara di Asia untuk mengkolaborasikan modal, bantuan teknis, dan pengaruh kebijakan mereka untuk mengkatalisis modal yang dimiliki kantor, keluarga, yayasan, dan perusahaan-perusahaan di Asia.

Myrna juga menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak akan mengorbankan hutan alam. Namun, ia mengakui bahwa tantangan lingkungan di IKN sudah ada sebelum wilayah tersebut ditetapkan sebagai Ibu Kota Nusantara. Salah satu masalah utama adalah perubahan tutupan lahan yang hanya menyisakan hutan sekunder seluas 16 persen dari total daratan IKN.

"Nusantara dicita-citakan sebagai kota yang mengedepankan pelestarian lingkungan, yang akan diwujudkan melalui reforestasi 65 persen luasan kawasan IKN sebagai kawasan lindung. Dengan upaya ini diharapkan dapat menciptakan kota yang berketahanan iklim, berkelanjutan, layak huni, menyenangkan, dan dapat berkontribusi pada net zero emission," ujar Myrna.

Konversi hutan alam menjadi hutan tanaman, perkebunan kelapa sawit, area pertambangan, dan lahan pertanian selama beberapa dekade menjadi tantangan tersendiri dalam pemulihan lingkungan. Para partisipan menyambut antusias paparan ini karena memberikan informasi lebih lengkap dan akurat perihal pembangunan lingkungan hidup di IKN.

Myrna juga mengungkapkan bahwa Otorita IKN telah berkomitmen menjalankan berbagai kebijakan dan tindakan sejak tahun 2022 hingga 2024 untuk mempersiapkan IKN sebagai kota berketahanan iklim.

Beberapa langkah yang telah diambil meliputi peraturan tata ruang dan rencana induk terperinci yang mewajibkan melindungi 65 persen lahan, mengendalikan deforestasi, dan melindungi keanekaragaman hayati. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.