Rupiah Berpeluang Melemah, Dipengaruhi Konflik di Timur Tengah
Senin, 22 Apr 2024, 10:10 WIBJAKARTA -Pada awal perdagangan Senin (22/4) pagi, rupiah naik 45 poin atau 0,28 persen menjadi Rp16.215 per dollar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.260 per dollar AS.
"Rupiah masih berpeluang melemah hari ini terhadap dollar AS akibat masih memanasnya situasi konflik di Timur Tengah," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (22/4).
Ia menuturkan dengan adanya serangan drone ke Iran di pekan kemarin, pasar masih mewaspadai kemungkinan konflik membesar.
Kongres Amerika Serikat (AS) akhir pekan kemarin baru saja mengesahkan pemberian bantuan dalam jumlah besar untuk Ukraina, Israel dan Taiwan. Bantuan tersebut bisa saja dipandang pasar untuk memanaskan konflik.
Data neraca perdagangan Indonesia bulan Maret 2024 akan dirilis pagi hari ini . Menurut Ariston, bila neraca perdagangan surplus, mungkin bisa menahan pelemahan rupiah terhadap dolar AS.
Ia mengatakan potensi pelemahan rupiah ke arah Rp16.300 per dollar AS dengan potensi support di sekitar Rp16.200 per dollar AS.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
ShopeeVIP+ Resmi Diluncurkan, Sekali Langganan Dapat Akses Netflix dan Gratis Ongkir
-
Samsat Keliling Hari Ini Tersebar di Jadetabek, Hanya untuk Bayar PKB Tahunan!
-
Glenn Victor Bagikan 3 Cara Manfaatkan ChatGPT agar Rutinitas Olahraga Lebih Konsisten
-
Basarnas Mengoptimalkan Semua Kekuatan dalam Pencarian Jurnalis Hilang di Krakatau
-
Kebakaran TPA Galuga Bogor Belum Sepenuhnya Padam, Asap Masih Mengepul dari Sejumlah Titik
-
Penonton Persib Dilarang ke Stadion Utama GBK, Kiper Muda Maung Bandung Siap Diturunkan
-
Alur Sungai 3.335 Meter Dikeruk! Ini Upaya PU Cegah Gagal Panen di Bengawan Jero
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.