Peringatan Bahaya Tsunami Akibat Erupsi Gunung Ruang telah Dicabut
Senin, 22 Apr 2024, 09:21 WIBJAKARTA - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengumumkan pencabutan peringatan tsunami yang sebelumnya dikeluarkan untuk menghindari bahaya yang timbul akibat erupsi besar Gunung Ruang di Kabupaten SitaroProvinsi Sulawesi Utara.
"Potensi erupsi besar menurun, sehingga kecil kemungkinan potensi tsunami," kata Kepala PVMBG Hendra Gunawan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (21/4).
Pada 1- 21 April 2024 sampai pukul 12.00 WITA, PVMBG mencatat ada 10 kali erupsi di Gunung Ruang yang dimulai pada tanggal 16 April 2024 pukul 13.37 WITA.
Erupsi besar tercatat pada tanggal 17 April 2024 pukul 20.15 WITA, yang merupakan erupsi menerus disertai suara gemuruh dan getaran terasa hingga ke Pos Pengamatan Gunung Ruang di Desa Tulusan, Kecamatan Tagulandang.
Pada saat kejadian erupsi itu visual di Pulau Ruang teramati erupsi eksplosif disertai dengan lontaran material pijar dan awan panas. Bahkan, hujan batu dan pasir terjadi di Pulau Tagulandang yang berjarak 10 kilometer dari Gunung Ruang.
Hasil pemantauan visual yang dilakukan oleh PVMBG pada 21 April 2024 hingga pukul 12.00 WITA, teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi maksimal 200 meter dari puncak dan tidak teramati adanya erupsi.
"Hal ini menunjukkan adanya penurunan aktivitas erupsi di Gunung Ruang," kata Hendra.
Adapun hasil pemantauan kegempaan pada 21 April 2024 periode 00.00-12.00 WITA tercatat 25 kali gempa vulkanik dangkal dan 19 kali gempa vulkanik dalam.
Tim PVMBG telah memasang satu stasiun pemantauan berupa stasiun seismik di Pos Pengamatan Gunung Ruang yang berjarak kurang lebih lima kilometer dari puncak
untuk memantau aktivitas Gunung Ruang.
"Potensi bahaya yang mungkin terjadi adalah erupsi eksplosif menghasilkan lontaran batu -pijar- ke segala arah yang bisa diikuti dengan awan panas maupun erupsi efusif-aliran lava-," kataHendra.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Polisi Selidiki Kasus Jambret yang Dialami WNA Jerman di Jakarta Pusat
-
Dengan Manajemen yang Solid, BSN Optimistis Tampilkan Kinerja Gemilang pada 2026
-
Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Lagi, Waspada! Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Gempa Bumi 7,8 Skala Richter Melanda Maluku Utara-Potensi Tsunami Sepanjang Pesisir Indonesia, Filipina, dan Malaysia
-
Pengecekan Legalitas 1.085 Batang Kayu Bulat di Sungai Kapuas
-
Menhut Tegaskan Perlunya Penguatan Polisi Hutan untuk Tekan “Ilegal Logging”
-
Harga Minyak Dunia Anjlok, Saham Asia Melonjak Setelah Gencatan Senjata AS-Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.