Harga Minyak Dunia Anjlok, Saham Asia Melonjak Setelah Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 08 Apr 2026, 08:35 WIB

TOKYO - Saham melonjak dan harga minyak anjlok pada perdagangan awal di Asia pada hari Rabu (8/4)  setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu, dengan Teheran untuk sementara membuka kembali Selat Hormuz yang vital.

Di pasar minyak, patokan minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) anjlok 16,56 persen menjadi $96,39 per barel, sementara Brent Crude turun 15,89 persen menjadi $93,38.

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Economic Times/Reuters

Di pasar saham, Nikkei 225 Jepang naik 4,38 persen menjadi 55.771,56 poin sementara di Korea Selatan, Kospi meroket 5,71 persen menjadi 5.808,65.

"Karena kekhawatiran akan peningkatan pertempuran mereda, pembelian kemungkinan akan memimpin pasar Jepang," kata Tokai Tokyo Securities sebelum bel pembukaan di Tokyo.

Setelah lebih dari sebulan diserang oleh Amerika Serikat dan Israel, Iran mengatakan telah menyetujui pembicaraan dengan Washington yang akan dimulai Jumat di Pakistan untuk mencari jalan keluar dari konflik.

"Dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui PEMBUKAAN LENGKAP, SEGERA, dan AMAN Selat Hormuz, saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," tulis Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social miliknya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengkonfirmasi jalur aman selama dua minggu bagi kapal-kapal melalui Selat Hormuz, gerbang bagi seperlima minyak dunia yang ditutup Teheran sebagai pembalasan atas perang yang diluncurkan pada 28 Februari.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.