Jangan Lagi dengan Cara Tradisional, Pemprov: Nelayan Papua Harus Tingkatkan Ketrampilan Tangkap Ikan
Kamis, 18 Apr 2024, 07:32 WIBJayapura - Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua menyebutkan nelayan Papua harus meningkatkan kemampuan dan ketrampilannya dalam menangkap ikan.
"Hingga saat ini nelayan asli Papua masih masuk dalam kategori nelayan tradisional karena beberapa faktor di antaranya peralatan yang digunakan serta lamanya melaut," kataPLT Kadis Perikanan dan Kelautan Papua Iman Djuniawaldi Jayapura, Rabu (17/04).
Dijelaskan, untuk mengubah kebiasaan saat menangkap ikan itu perlu kerja sama semua pihak karena kebiasaan itu sudah dilakukan secara turun temurun.
Akibatnya tangkapan ikan yang dihasilkan juga terbatas yang berdampak pada pendapatan, kata Iman.
Ketika ditanya tentang penggunaan bahan beracun yang digunakan saat menangkap ikan, Iman Djuniawal mengaku dari laporan yang diterima aksi penangkap ikan dengan menggunakan bahan berbahaya seperti bom ikan dan potasium sudah makin berkurang.
"Masyarakat terutama yang bermukim di pesisir pantai sudah semakin sadar menjaga kelestarian lingkungan sehingga nelayan nakal harus berpikir panjang bila ingin menggunakan bahan berbahaya," aku Iman Djuniawal.
Diakui, di beberapa wilayah masyarakat telah membentuk kelompok untuk menjaga wilayah perairannya dari aksi penggunaan bahan berbahaya.
Dinas Perikanan dan Kelautan Papua akan terus mendorong masyarakat pesisir terutama yang berprofesi nelayan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menangkap ikan sekaligus menjaga sekitar perairan dari penggunaan bahan berbahaya, tegas Plt Kadis Perikanan dan Kelautan Papua Iman Djuniawal.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Penghasilan Nelayan Sinjai Naik 75 Persen, KNMP Tongke-Tongke Kirim 12 Ton Tuna Loin ke Jakarta
-
Bandara SMB II: Sebanyak 18 Penerbangan Batal akibat Erupsi Krakatau
-
Pemkot Tangerang Selatan Gencarkan Uji Emisi Gas Buang Kendaraan
-
OIKN Perkuat Patroli Udara Cegah Karhutla Meluas
-
Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Bergerak Mendatar, Pasar Cermati Sentimen Global dan Domestik
-
Hercules TNI AU Bawa Ratusan APD dan Masker untuk Perkuat Penanganan Karhutla Kalsel.
-
Letusan Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, KAI Daop 8 Kembali Tambah Kereta Eksekutif dan Ekonomi New Generation untuk Perjalanan Surabaya-Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.