Bagian Dalam Bumi Bisa Tetap Sepanas Permukaan Matahari Selama Miliaran Tahun
📅 Sabtu, 13 Apr 2024, 13:23 WIB | Oleh: Tim PenulisIsotop radioaktif tidak stabil. Mereka melepaskan aliran energi yang stabil yang berubah menjadi panas. Kalium-40, thorium-232, uranium-235, dan uranium-238 adalah empat isotop radioaktif yang membuat interior Bumi tetap panas.
Beberapa dari nama-nama tersebut mungkin terdengar tidak asing bagi kalian. Uranium-235, misalnya, digunakan sebagai bahan bakar di pembangkit listrik tenaga nuklir. Bumi tidak dalam bahaya kehabisan sumber panas ini: Meskipun sebagian besar uranium-235 dan potasium-40 yang asli telah habis, masih ada cukup thorium-232 dan uranium-238 yang dapat digunakan untuk miliaran tahun ke depan.
Bersama dengan inti dan mantel yang panas, isotop-isotop yang melepaskan energi ini menyediakan panas untuk menggerakkan lempeng-lempeng tersebut.
Tidak ada panas, tidak ada gerakan pelat, tidak ada kehidupan
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga saat ini, lempeng-lempeng yang bergerak secara konstan terus mengubah permukaan Bumi, menciptakan daratan dan lautan baru selama jutaan dan miliaran tahun. Lempeng-lempeng tersebut juga memengaruhi atmosfer dalam skala waktu yang sama panjangnya.
Namun, tanpa panas internal Bumi, lempeng-lempeng tersebut tidak akan bergerak. Bumi akan mendingin. Dunia kita mungkin tidak bisa dihuni. Kamu tidak akan berada di sini.
Pikirkan tentang hal itu, saat kamu merasakan Bumi di bawah kakimu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris![]()
Shichun Huang, Associate Professor of Earth and Planetary Sciences, University of Tennessee
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!