Tertimbun Longsor, Jalan Menuju Perbatasan RI-Malaysia di Kapuas Hulu tak Bisa Dilalui
Kamis, 11 Apr 2024, 11:23 WIBKAPUAS HULU - Akses jalan nasional di Desa Sungai Abau Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat tertimbun tanah longsor, akibatnya jalan penghubung ibu kota kabupaten ke perbatasan Indonesia dengan Malaysia tersebut tidak bisa dilalui kendaraan.
"Ada empat titik ruas jalan nasional yang terdampak tanah longsor termasuk di Bukit Genting Lanjak untuk saat ini tidak bisa dilalui kendaraan," kata Camat Barang Lupar Aleksius Bulin, menghubungi ANTARA, di Putussibau Kapuas Hulu, Kamis (11/4).
Bulin menjelaskan lokasi tanah longsor terjadi di empat titik yaitu di sekitar Batu Ancau, Simpang Sungai Iring atau tempat perkuburan Sungai Sedik, daerah Lubang Landak dan sekitaran Bukit Genting Lanjak.
Menurutnya, kejadian tanah longsor itu diperkirakan terjadi pada malam hari akibat curah hujan yang cukup tinggi.
"Timbunan tanah longsor itu memang menutupi semua badan jalan di empat titik," katanya.
Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.
Camat Batang Luparitu mengimbau kepada masyarakat penggunaan atau pengendara agar untuk sementara tidak memaksakan diri pergike arah perbatasan tepatnya di sekitar lokasi tanah longsor, karena akses jalan sama sekali belum bisa dilalui.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu Gunawan mengatakan peristiwa tanah longsor tersebut sudah dilaporkan ke Satgas Provinsi Kalimantan Barat yang menangani bencana alam serta ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas Hulu.
"Atas laporan dari Pak Camat dan Kades kami tindaklanjuti melaporkan ke Satgas Batingsor Kalbar dan juga ke Dinas PUPR Kapuas Hulu," katanya.
Gunawan mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dan selalu waspada dengan kejadian tersebut, terutama bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.
"Intensitas curah hujan saat ini cukup tinggi rawan terjadi banjir, tanah longsor dan juga angin puting beliung," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sejarah dan Lokasi Makam Imogiri, Tempat Dimakamkannya Raja Solo Paku Buwono XIII
-
Rupiah Masih Tertekan, 6 Februari 2026
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso: Puluhan Rumah Warga di 7 Desa Dilaporkan Rusak
-
Liga Inggris: Slot Optimistis Isak Segera Kembali, Liverpool Dapat Suntikan Tenaga di Fase Krusial
-
Otorita Targetkan 60 Persen Daur Ulang Sampah pada 2035
-
Banjir Bandang Papua Telan Korban, Pencarian Berpacu dengan Waktu
-
Reboot Film "Buffy the Vampire Slayer" Dibatalkan, Penggemar Kecewa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.