Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini di Urutan ke-25 di Dunia
Selasa, 09 Apr 2024, 08:45 WIBJAKARTA -Kualitas udara Jakarta pada Selasa (9/4) pagi ini atau sehari sebelum Idul Fitri 1445 H (Lebaran) masuk kategori sedang.
Berdasarkan informasi dari laman pemantau kualitas udara, IQAir di Jakarta, Selasa (9/4), per pukul 07.00 WIB, disebutkan, indeks kualitas udara (air quality index/AQI) di Jakarta berada di poin 80 tingkat polutan PM 2,5 dengan konsentrasi 25,8 mikrogram per meter kubik.
Konsentrasi sebesar setara dengan5,2 kali nilai panduan kualitas udara tahunan organisasi kesehatan dunia (WHO).
PM 2,5 adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron (mikrometer).
Adapun tingkat kualitas udara masuk kategori sedang yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.
Adapun tingkat kualitas udara masuk kategori sedang yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.
Secara global, kualitas udara Jakarta pagi ini berada di posisi ke 25, hampir setara dengan Mumbai, India; Riyadh, Arab Saudi; Milan, Italia, hingga Bern, Swiss.
Namun, kualitas udara Jakarta pagi ini setidaknya lebih baik dari Chiang Mai, Thailand,Delhi, India atau Shanghai, China, yang pagi ini masuk kategori tidak sehat.
Sementara itu, beberapa wilayah di Jakarta masih tercatat tidak sehat di antaranya Cilandak Barat, Jeruk Purut hingga Kemang.
Adapun secara umum, indeks kualitas udara di Jakarta diperkirakan akan berada di level sedang hingga akhir pekan, bersamaan dengan momentum mudik Lebaran.
Senada dengan IQAir, Pemprov DKI Jakarta lewat portal Jakarta Rendah Emisi juga mencatat kualitas udara sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada Selasa (9/4) pagi masuk kategori sedang dengan rentang poin PM2,5 sebesar 53,1 hingga 83,0.
Data kualitas udara dikumpulkan dari Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) DKI Jakarta, KLHK dan Stasiun Pemantauan U.S. Embassy melalui Airnow.gov.
Sebanyak delapan SPKU, yakni SPKU Kedubes AS di Jakarta Pusat mencapai 53,1; SPKU Kedubes AS di Jakarta Selatan 67,3; SPKU Gelora Bung Karbo 65,0; SPKU Bundaran HI 73,0; SPKU Kelapa Gading 78,0; SPKU Jagakarsa 71,0; SPKU Lubang Buaya 82,0; SPKU Kebun Jeruk 83,0.
- Polusi Udara
- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)
- Pemprov DKI Jakarta
- Kualitas Udara Jakarta
- IQ Air
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia
-
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Selesai 2028, Diproyeksi Redam Banjir 20 Persen
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
-
Jakarta Jadi Kota dengan Udara Terburuk Kedua di Dunia, Data Real-time IQAir Catat AQI 161
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.