Jelang Lebaran, Tempat Penitipan Hewan Peliharaan Laris Manis
Sabtu, 06 Apr 2024, 10:24 WIBJAKARTA - Tempat penitipan kucing dan anjing banyak dipesan oleh masyarakat yang hendak menitipkan peliharaannya sebelum melakukan perjalanan mudik menjelang perayaan Lebaran 2024, salah satunya jasa penitipan hewan PET+VET Animal Clinic di Karet Tengsin, Jakarta Pusat.
"Untuk Lebaran seperti ini mereka (pemilik hewan peliharaan) sudah booking (pesan) sebulan sebelumnya dan ketersediaan ruangannya udah sampai full booked (penuh) hari ini," kata dokter hewan dari PET+VET Animal Clinic drh. Nathanya Rizkiani saat ditemui di Jakarta, Jumat (5/4).
Tempat penitipan hewan yang mengusung konsep hotel untuk peliharaan dengan kapasitas 44 ekor anjing dan 54 ekor kucing itu telah banjir pesanan sejak satu bulan sebelum Lebaran.
Tanggal reservasi yang banyak dipilih masyarakat yakni pada rentang waktu satu minggu terakhir Ramadhan menjelang hari raya Lebaran dengan durasi penitipan antara satu minggu hingga satu bulan.
"Untuk pet hotel-nya itu biasanya sudah mulai booking dari bulan sebelumnya. Jadi, biasanya mereka sudah bertanya ketersediaan ruangan kemudian mereka akan booking," ujar Nathanya.
Di luar masa libur Lebaran tingkat okupansi di PET+VET mencapai 60 persen, sedangkan saat Lebaran bisa melonjak hingga 95 persen.
Menurut sang dokter, kucing adalah hewan peliharaan yang paling banyak dititipkan di jasa penitipan itu.
Saat periode libur lebaran, PET+VET Animal Clinic mematok biaya jasa penitipan peliharaan seharga Rp185 ribu per hari dengan berbagai fasilitas di antaranya bilik kandang yang menyerupai kamar hotel, pemberian makan, pelayanan kesehatan, kolam renang, hingga jasa grooming (perawatan tubuh).
Nathanya mengingatkan sebelum dititipkan di tempat penitipan hewan peliharaan, pastikan hewan dalam kondisi sehat dan sudah mendapatkan vaksin lengkap serta obat cacing dan kutu.
"Hewan harus dalam keadaan sehat sebelum dititipkan, syarat pertama adalah harus vaksin lengkap. Jadi, bukan hanya vaksin sekali, tapi, harus vaksin lengkap hingga rabies. Dipastikan hewan sudah dapat obat cacing dan obat kutu sehingga tidak akan menularkan ke hewan lainnya," ujar dia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kenapa Kucing Suka Dielus? Begini Cara Membelai yang Benar dan Disukai Anabul
-
Kereta Cepat Shinkansen Rute Akita-Tokyo Alami Keterlambatan Usai Tabrak Beruang, Dampak Lonjakan Konflik Satwa Meningkat
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
-
Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan FSC Menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Strategis untuk Mendorong Pengelolaan Hutan Berkelanjutan.
-
Jalur Sukabumi Macet 8 Jam, Tiba di Bandung Malah Gigit Jari: Curhat Pilu Pemudik Kehabisan Bus ke Majalaya
-
Marinir AS Berlatih untuk Serangan Udara Perkotaan dengan F-35 dan MV-22B Osprey Persiapan Konflik dengan Tiongkok
-
Soal Sampah Ilegal Nagrak Cilincing, Gubernur Pramono Anung Minta Sanksi Tegas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.