• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Penggantian Baterai Berisi...

Penggantian Baterai Berisiko Serius

Jumat, 05 Apr 2024, 06:25 WIB

Masa pakai baterai pacu jantung implan harus ditingkatkan untuk mengurangi kebutuhan penggantian dan risiko yang ditimbulkannya bagi pasien. Hal ini untuk mengurangi kebutuhan penggantian dan risiko yang ditimbulkannya bagi pasien.

"Masa pakai baterai monitor jantung implan harus ditingkatkan untuk mengurangi kebutuhan penggantian dan risiko yang ditimbulkannya bagi pasien," kata dua dokter senior di The BMJ dikutip dari Science Daily.

Ket. Foto: — Sumber: University of Connecticut and Maher El-Kady/UCLA

Ahli jantung John Dean dan Neil Sulke mengatakan lebih dari separuh pasien yang menggunakan alat pacu jantung memerlukan baterai baru dan banyak yang memerlukan beberapa kali penggantian. Tidak hanya uang yang terbuang sia-sia untuk mengganti baterai sebelum habis masa berlakunya, hal ini juga membuat pasien berisiko mengalami komplikasi serius, termasuk infeksi yang mengancam nyawa.

Situasinya lebih buruk bagi pasien yang menggunakan defibrilator kardioverter implan (implantable cardioverter defibrillator/ICD), mereka menambahkan, karena risiko infeksi pada saat pemasangan implan dan penggantian perangkat lebih tinggi dibandingkan dengan alat pacu jantung dan baterainya memiliki umur yang lebih pendek atau sekitar empat hingga tujuh tahun setelahnya.

"Meningkatnya risiko infeksi yang terkait dengan penggantian baterai membuat kita harus memperpanjang umur perangkat implan sebanyak mungkin," tulis mereka.

Namun mereka menunjukkan bahwa model keuangan saat ini menghambat pengembangan perangkat yang tahan lama. "Dengan disinsentif finansial bagi produsen dan pembeli, tidak mengherankan jika tidak ada perangkat yang tahan lama," kata dia.

Selain itu, pasien sering diasumsikan lebih memilih perangkat yang lebih kecil, kata mereka, namun ketika ditawari pilihan, lebih dari 90 persen akan memilih perangkat yang lebih besar dan tahan lama dibandingkan perangkat yang lebih kecil yang memerlukan operasi lebih sering untuk mengganti baterai.

"Kita perlu meninjau waktu penggantian perangkat implan pada semua pasien," tulis mereka."Meskipun penggantian dini mungkin masuk akal bagi pasien berisiko tinggi, membiarkan baterai terkuras lebih lama sebelum penggantian pada pasien berisiko rendah dapat membantu memaksimalkan masa pakai perangkat," kata mereka.

Bagi ICD, limbahnya bahkan lebih parah lagi, mereka menambahkan. Perangkat ini mencapai indikasi penggantian elektif ketika masih mampu memberikan setidaknya enam kejutan energi penuh. "Jadi bagi pasien yang tidak menerima terapi kejut, kami membuang perangkat yang harganya mencapai 25.000 poundsterling sebelum waktunya, yang bisa bertahan setidaknya enam bulan ke depan,".

Mereka menyarankan bahwa dengan teknologi yang ada, para insinyur dapat merancang dan membuat alat pacu jantung yang dapat bertahan selama 25 tahun atau lebih, sementara pengembangan lebih lanjut dalam teknologi baterai mungkin memungkinkan perangkat yang lebih kecil atau dapat diisi ulang.

"Ada kebutuhan mendesak untuk meminimalkan kebutuhan penggantian perangkat-perangkat ini. Melakukan hal ini akan menyelamatkan nyawa, meminimalkan penderitaan, dan mengurangi biaya," mereka menyimpulkan. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

Pemerintah Tunjuk Sejumlah Menteri Tangani Karhutla Per Wilayah

6 Cara Mudah Kurangi Kerutan di Wajah Tanpa Perlu Perawatan Mahal ke Klinik

Pemkot Samarinda Perkuat Program Tamasya Wujudkan Kota Layak Anak

Anggota DPR Dorong Perlindungan Pekerja di Agam

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.