Badan Geologi ingatkan warga jauhi zona bahaya Gunung Ile Lewotolok

Senin, 25 Mar 2024, 16:04 WIB

Lewoleba - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengingatkan masyarakat untuk menjauhi atau tidak mendekati zona bahaya aliran lava Gunung Ile Lewotolok di Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Tentunya ini sangat membahayakan bagi makhluk hidup baik manusia maupun binatang, itu sangat berbahaya, itu suhunya sangat panas sekali," kata Penyelidik Bumi Madya Badan Geologi Sofyan Primulyana di Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata, Senin.

Hal itu ia sampaikan menyikapi informasi terkait masyarakat yang terekam melakukan aktivitas di sekitar aliran lava Gunung Ile Lewotolok beberapa waktu lalu.

Menurutnya aliran lava dari Gunung Api Ile Lewotolok masih dalam kondisi labil dan masih terus terjadi aliran lava.

Kondisi itu dikhawatirkan menyebabkan guguran-guguran lava yang lebih besar dan bisa juga berpotensi menimbulkan awan panas.

"Masyarakat atau siapa pun yang naik dan mendekati ke zona bahaya terutama mendekati aliran lava tentunya kami imbau untuk tidak melakukan seperti itu," katanya mengingatkan.

Gunung Ile Lewotolok merupakan gunung api di Lembata yang kini berada pada level III atau Siaga sejak 27 Februari 2024.

Sofyan mengatakan aktivitas vulkanik gunung secara umum masih sangat tinggi yang dibuktikan dari letusan-letusan yang hampir tiap jam terus terjadi baik intensitas lemah maupun sedang.

Hal itu tentu menandakan masih ada suplai magma yang terus menerus keluar sehingga pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi bencana dengan tidak mendekati zona radius bahaya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi agar tidak memasuki kawasan dalam radius dua kilometer (km) dari pusat erupsi, dan tiga km khusus untuk sektoral ke arah selatan dan tenggara.

"Untuk itu masyarakat yang berada di desa seperti Lamawolo, Lamatokan, Jontona, dan Todanara tidak boleh memasuki kawasan tersebut," kata dia mengingatkan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.