Amerika Serikat Berencana Bangun Jaringan Kereta di Bulan

Sabtu, 23 Mar 2024, 12:05 WIB

Raksasa aerospace Northrop Grumman merancang rencana pembangunan jaringan kereta api di Bulan untuk membantu mengangkut manusia dan persediaan di Bulan. Usulan sistem kereta api tersebut telah mendapat dukungan dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS). Northrop Grumman berharap kereta api bulan dapat memacu pembangunan ekonomi yang serius dan berkelanjutan di Bulan.

"Rangkaian kereta api bulan yang direncanakan dapat mengangkut orang, persediaan dan sumber daya untuk usaha komersial di permukaan bulan, serta berkontribusi pada ekonomi ruang angkasa untuk Amerika Serikat dan mitra internasional," kata perwakilan perusahaan, dikutip dari The Sun, Jumat (22/3).

Ket. Foto: — Sumber: The Sun

Northrop Grumman adalah salah satu dari 14 perusahaan yang dipilih oleh Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan AS (US Defense Advanced Research Projects Agency/DARPA) pada bulan Desember untuk berpartisipasi dalam studi Luna-10. Proyek ini bertujuan untuk dengan cepat menciptakan ide-ide teknologi baru yang akan membantu umat manusia memperluas jejak ekonomi ke luar angkasa.

Perusahaan mengatakan akan berkontribusi pada penelitian ini dengan menentukan sumber daya apa yang dibutuhkan untuk membangun jaringan kereta api bulanan, membuat daftar biaya dan risiko, dan mengidentifikasi prototipe dan analisis sistem kereta api lunar yang beroperasi.

"Itu juga (termasuk) menjelajahi konsep untuk membangun dan mengoperasikan sistem dengan robotika, termasuk klasifikasi dan persiapan dasar, penempatan dan penyesuaian jalur, penyambung dan finishing, inspeksi, pemeliharaan dan perbaikan," papar Northrop Grumman.

Di antara perusahaan lain yang dipilih oleh DARPA untuk berpartisipasi dalam penelitian Luna-10 adalah SpaceX Elon Musk dan Blue Origin Jeff Bezos. Agensi AS mengatakan pada bulan Desember bahwa studi ini bertujuan untuk mengkatalisis pengaturan kerangka lunar sipil masa depan untuk penggunaan damai AS dan internasional.

"LunA-10 bertujuan untuk mempelajari perkembangan cepat konsep teknologi untuk serangkaian sistem yang dapat dibagikan, yang dapat diperluas yang dapat beroperasi bersama, menciptakan layanan yang dapat dibayar untuk pengguna bulan di masa depan," imbuhnya.

Studi LunA-10, yang dimulai oleh US Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) pada bulan Desember, berharap untuk menciptakan cara-cara baru untuk melihat eksplorasi bulan dan perdagangan pada tahun 2035.

Chris Adams, wakil presiden dan manajer umum sistem ruang angkasa strategis di Northrop Grumman mengatakan, investasi ini dalam penelitian pengembangan kunci menjaga teknologi kami di garis depan solusi generasi berikutnya.

"Dengan pengalaman kami yang terbukti dalam mengintegrasikan sistem kompleks dan layanan otonom yang komersial, kami akan terus menciptakan perubahan yang berkelanjutan untuk ekosistem ruang angkasa yang bertenaga," tutur Chris, dikutip dari Metro UK.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.